Siswanto Sebut Revitalisasi Situ Citayem Hidupkan Ekonomi Lokal, Simak Penjelasannya
DEPOK |HARIAN7.COM – Hadir di RT 005 RW 008 kelurahan Bojong pondok terong Cipayung Depok, Siswanto Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok menginginkan penataan Setu menjadi skala prioritas dalam hal menjaga ekosistem lingkungan karena menurutnya hal tersebut apabila tertata, maka akan memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar Setu.
“Kalau Situ Citayem ditata, dilengkapi dengan jogging track, area UMKM, serta ruang interaksi warga, maka masyarakat Depok yang pulang kerja dari Jakarta bisa mampir, membeli jajanan, dan sekaligus menikmati suasana. Itu akan sangat menggerakkan perekonomian lokal,” ujarnya, saat menghadiri reses, Kamis (02/10/2025).
Dirinya berharap, agar setu yang keberadaannya dekat dengan stasiun Citayem mendapatkan perhatian khusus, hal tersebut tentu bukan tanpa alasan pasal nya ribuan pengguna KRL pasti akan melihat Setu Citayem.
“Situ Citayem bisa menjadi wajah Depok. Bayangkan kalau orang turun dari stasiun lalu melihat setu yang tertata rapi, dengan ruang hijau dan kuliner lokal. Itu akan membanggakan sekaligus memberikan manfaat langsung kepada warga,” tambahnya.
Tidak hanya itu peran serta pemerintah Kota Depok juga harus berperan karena maraknya bangunan liar yang tumbuh di sepanjang Setu memperburuk wajah setu itu sendiri.
“Idealnya garis sepadan setu itu 50 meter dari bibir. Tetapi dalam konteks perkotaan, kita realistis saja, cukup 5 sampai 10 meter bisa dipakai untuk jogging track dan area usaha UMKM. Itu lebih masuk akal dan langsung memberi manfaat besar,” ungkapnya.
Lebih jauh, Siswanto menekankan perlunya koordinasi erat antara Pemerintah Kota Depok dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Mengingat setu merupakan kewenangan lintas daerah, langkah sinergi akan mempercepat realisasi aspirasi warga. “Kalau Depok sendiri tidak bisa, harus ada sinergi dengan provinsi. Jangan sampai setu terbengkalai, padahal potensinya luar biasa. Dengan penataan, Depok akan punya ikon baru sekaligus ruang ekonomi bagi masyarakat,” katanya.
Siswanto menambahkan, keberhasilan penataan Setu Citayem akan menjadi contoh bagi pengelolaan setu lain di Kota Depok. Dengan total belasan setu yang ada, ia berharap setiap kawasan bisa ditata secara bertahap dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan maupun masyarakat. “Kalau satu setu berhasil, ini bisa menjadi pemicu untuk menata setu-setu lain. Depok punya banyak potensi, tinggal bagaimana pemerintah hadir dengan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” tutupnya (Yopi)
























Tinggalkan Balasan