DEPOK | HARIAN7.COM – Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Hamzah, merespons cepat laporan warga terkait maraknya aksi tawuran di lingkungan Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong. Respons tersebut disampaikan Hamzah saat menjalani masa reses di RW 01 Pelautan, Kamis (14/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua RT 07/RW 01, Ibu Ita, menyampaikan kekhawatirannya mengenai meningkatnya frekuensi tawuran antar-pelajar yang terjadi di wilayahnya. Ia meminta adanya intervensi serius dari pemerintah dan aparat keamanan untuk menekan angka kenakalan remaja tersebut.

Mendengar keluhan itu, Hamzah langsung memberikan sikap positif dan berkomitmen untuk membawa isu ini menjadi prioritas pembahasan di dewan. Ia menilai bahaya tawuran merupakan masalah mendesak yang memerlukan penanganan kolaboratif.

“Terima kasih Bu RT, ini akan menjadi masukan kami di DPRD. Karena bahaya tawuran ini sangat mendesak, nanti saya akan berbicara dengan Kapolres dan Dandim agar bisa datang ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman terkait dampak negatif tawuran,” ujar Hamzah.

**Desak Realisasi *Goes to School***

Hamzah menekankan bahwa pendekatan preventif melalui edukasi kepada para pelajar adalah kunci utama dalam mencegah terjadinya tawuran. Oleh karena itu, ia mendesak agar program sinergitas TNI dan Polri, khususnya kegiatan Goes to School, segera direalisasikan secara intensif di Kota Depok.

“Program TNI-Polri Goes to School harus segera direalisasikan. Jangan hanya seremonial, tapi benar-benar masuk ke kelas-kelas untuk memberi penyadaran kepada anak-anak kita,” tegasnya.

Hamzah berharap, dengan kehadiran aparat keamanan dan militer di lingkungan pendidikan, dapat menimbulkan efek jera serta meningkatkan kesadaran hukum bagi para pelajar. Ia juga mengajak peran serta orang tua dan tokoh masyarakat untuk terus memantau pergaulan anak-anak di luar jam sekolah.