BOLA | HARIAN7.COM – Persebaya Surabaya lagi pede maksimal jelang duel lawan Persis Solo di Stadion Stadion Manahan, Sabtu (9/5) malam. Tiga kemenangan beruntun, 10 gol, nirbobol. Statistiknya bikin lawan ciut.

Tapi tunggu dulu!

Pelatih Bajul Ijo, Bernardo Tavares, malah memilih pasang mode waspada. Buat dia, laga di kandang Persis bukan tempat buat jumawa apalagi datang cuma modal klasemen.

Menurut pelatih asal Portugal itu, Persis punya aura berbeda saat main di depan suporternya sendiri. Walau masih berkutat di zona degradasi, Laskar Sambernyawa justru dianggap makin berbahaya karena sedang berjuang mati-matian cari selamat.

“Saya pikir Persis Solo di kandang, pada putaran pertama, hanya kalah dua kali melawan Borneo FC dan Persib,” ujar Bernardo.

Fakta itu bukan omong kosong. Persis memang lagi galak di Manahan. Empat tamu terakhir sukses dipulangkan dengan tangan hampa. Mulai dari Bhayangkara Presisi Lampung FC, Madura United FC, Bali United FC, sampai Persik Kediri kena sikat habis.

Itu sebabnya Bernardo ogah anak asuhnya terlena dengan tren positif. Menurutnya, kemenangan sebelumnya tidak ada artinya kalau pemain kehilangan attitude dan fokus di lapangan.

“Kami sedang dalam momen yang bagus, tapi apa yang kami lakukan sebelumnya tidak akan membantu jika kami tidak menunjukkan sikap di dalam lapangan,” tegas eks pelatih PSM Makassar itu.

Bernardo juga paham betul, tim papan bawah sering berubah jadi monster saat situasi makin mepet. Motivasi bertahan hidup bikin tenaga seolah dobel.

“Karena saya yakin tim Persis Solo akan melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan,” sambungnya.

Sebagai pengingat, Persebaya musim ini juga pernah terpeleset saat menghadapi tim yang sedang tertekan. Kekalahan dari Madura United dan Persija Jakarta jadi bukti kalau laga seperti ini sering bikin unggulan mendadak ambyar.

Karena itu, Bernardo meminta Bruno Moreira cs fokus penuh sejak menit awal sampai peluit akhir. Buatnya, duel pekan ke-32 ini bukan cuma soal teknik dan strategi, tapi adu mental serta nyali.

“Kami harus fokus di setiap momen pertandingan dan jangan berpikir bahwa karena tim ini berada di bawah klasemen maka akan menjadi pertandingan yang mudah,” tandasnya.