Laporan: Ratmaningsih
TEMANGGUNG | HARIAN7.COM – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Temanggung bergerak cepat memperketat pengawasan internal. Jumat (8/5/2026), seluruh pegawai hingga warga binaan dikumpulkan dalam ikrar bersama untuk memerangi telepon genggam ilegal, narkoba, dan praktik penipuan di lingkungan rutan.
Suasana halaman dalam Rutan Temanggung pagi itu mendadak berubah serius. Petugas berseragam berdiri rapi mengikuti apel, sementara tim gabungan dari aparat eksternal ikut mengawasi jalannya kegiatan.
Ikrar dipimpin langsung Pelaksana Harian Kepala Rutan Temanggung, Maksun, dengan komandan apel Kepala Regu Pengamanan Regu 3, Ariyanto Nugroho.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia terkait penguatan pengawasan pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan.
Tak sekadar seremonial, usai pembacaan ikrar, petugas langsung bergerak menyisir seluruh blok dan kamar hunian warga binaan. Tim gabungan dari unsur Kepolisian Sektor Temanggung, Komando Rayon Militer Temanggung, hingga Badan Narkotika Nasional Kabupaten Temanggung ikut turun langsung dalam penggeledahan.
Hasilnya, petugas menemukan sejumlah barang terlarang yang seharusnya tidak berada di kamar hunian. Mulai dari tali, korek api gas, potongan besi kecil, kawat, hingga kaca cermin diamankan petugas.
Meski begitu, tidak ditemukan narkoba maupun telepon genggam ilegal dalam razia tersebut.
Setelah penggeledahan, suasana kembali tegang ketika satu per satu warga binaan dan pegawai menjalani tes urine. Total 45 sampel diperiksa, terdiri dari 30 warga binaan dan 15 pegawai.
“Hasilnya negatif semua atau nihil yang positif narkoba,” kata Maksun.
Tak berhenti di situ, dokter Ireni Risti Fortuna juga memberikan penyuluhan tentang bahaya narkotika kepada para warga binaan. Penyuluhan itu menjadi bagian dari upaya pencegahan agar lingkungan rutan tetap steril dari penyalahgunaan narkoba.
Maksun menegaskan, kegiatan serupa bakal terus dilakukan secara berkala sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
“Ini komitmen kami untuk menciptakan Rutan Temanggung yang bersih dari telepon genggam ilegal, narkoba, dan penipuan,” tegasnya.









Tinggalkan Balasan