HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Cegah Hujan Ekstrem, DKI Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca 

JAKARTA | HARIAN7.COM – Dalam upaya mengantisipasi potensi hujan ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta menggandeng Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (PT RAI) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Baca Juga:  Tak ada Sengketa di MK, KPU Resmi Tetapkan Ngesti - Arifah Sebagai Bupati - Wakil Bupati Semarang

Ketua Sub Kelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta, Michael Sitanggang, menjelaskan bahwa OMC merupakan strategi mitigasi yang bertujuan mengurangi intensitas hujan dan menekan risiko bencana akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga:  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Muhammadiyah Mulai Puasa Sehari Lebih Awal

“Pelaksanaan OMC ini bertujuan mengurangi dan meminimalisir hujan ekstrem. Kami berharap kegiatan yang telah dijadwalkan dapat berjalan secara efektif,” ujar Michael di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (1/2).

Baca Juga:  Pasutri Pengedar Sabu di Semampir Ditangkap, Polisi Buru Pemasok Utama

Menurutnya, tren peningkatan curah hujan dalam beberapa waktu terakhir menjadi alasan utama dilaksanakannya OMC. Ia berharap kolaborasi antara BPBD, BMKG, dan PT RAI dapat mengurangi risiko banjir serta melindungi masyarakat dari dampak buruk cuaca ekstrem.

Baca Juga:  Sarapan Gratis dan Edukasi SIM, Satpas Salatiga “Sapa” Ojol dengan Cara Tak Biasa

Modifikasi Cuaca Berlangsung Enam Hari

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menambahkan bahwa OMC akan berlangsung selama enam hari ke depan.

Baca Juga:  Kapolres Nganjuk Pimpin Langsung Patroli SREG dan Penyekatan di Perbatasan Jelang 1 Suro

Namun, berdasarkan analisis cuaca terbaru, hingga hari ini belum terpantau adanya potensi pertumbuhan awan hujan yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Baca Juga:  Kembali Berulah! "Debt Collecktor" Keroyok Pengacara, Begini Jelasnya

“Pada hari ini masih belum terpantau potensi awan penyebab hujan sedang hingga lebat hingga sore. Kemudian, pertumbuhan awan di daratan Jakarta dan sekitarnya juga belum terlihat,” jelas Budi.(Wiar/BJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!