DEPOK | HARIAN7.COM — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok menjelaskan alasan penutupan sementara Jalan Secawan yang mulai diberlakukan pada 7 November hingga 20 November 2026.
Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, didampingi Kepala Seksi Pembangunan dan Rehabilitasi Sumber Daya Air, Bahtiar Ardiansyah, menjelaskan bahwa penutupan jalan dilakukan untuk mendukung pekerjaan penanganan trotoar sekaligus pembangunan dinding tanggul sungai di kawasan Secawan.
Penutupan jalan diperlukan karena proses konstruksi membutuhkan ruang kerja yang cukup, terutama saat pemancangan sheet pile atau turap menggunakan alat berat jenis crawler crane.
Dalam pelaksanaannya, posisi alat berat dan area pemancangan akan menggunakan sebagian badan jalan. Karena itu, jalur tersebut perlu ditutup sementara guna memastikan area pekerjaan steril dari kendaraan yang melintas.
“Penutupan jalur diperlukan untuk memastikan area pekerjaan tetap steril dari kendaraan yang melintas, sehingga proses konstruksi dapat berjalan dengan aman dan meminimalkan risiko kecelakaan bagi pekerja maupun pengguna jalan,” ungkap Yodi,saat memberikan keterangan pers nya kepada awak media,Sabtu (7/11/2026)
Adapun lingkup pekerjaan meliputi pembangunan dinding tanggul sungai sepanjang 96,6 meter menggunakan material CCSP W-350 atau sheet pile dengan tinggi 6 meter.
Selain itu, PUPR juga melakukan pemasangan geotextile non-woven sebagai lapisan pelindung tanah urugan, dilanjutkan pekerjaan pengurugan dan pemadatan tanah untuk membentuk jalur pedestrian.
Pembangunan jalur pedestrian tersebut memiliki panjang 96,6 meter dengan lebar 1,25 meter. Pekerjaan juga mencakup pemasangan kembali railing eksisting serta pengecoran ulang bagian jalan yang terdampak longsoran.
Yodi mengatakan, pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung telah disiapkan. Pihaknya juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk memperhatikan rambu serta arahan petugas di lapangan.
Pengendara diharapkan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan guna menghindari kepadatan di sekitar lokasi pekerjaan.
Penutupan sementara ini dilakukan agar proses pembangunan berjalan lancar dan aman, sekaligus mendukung penataan pedestrian serta penanganan infrastruktur di kawasan Secawan.









Tinggalkan Balasan