Laporan: Tambah Santoso

KUDUS | HARIAN7.COM – Suasana haru bercampur bangga mewarnai acara pelepasan 277 siswa kelas IX SMP Negeri 2 Kudus tahun ajaran 2025/2026 di Gedung Graha Mustika Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Kamis (7/5/2026).

Acara pelepasan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan kreativitas siswa, mulai dari paduan suara, penampilan band, atraksi bela diri wushu, hingga tari tradisional.

Kepala SMPN 2 Kudus, Iin Setyorini mengatakan, kegiatan pelepasan sengaja digelar lebih awal sebelum pengumuman kelulusan resmi pada 2 Juni 2026.

Menurut dia, langkah tersebut dilakukan agar siswa lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi proses penerimaan peserta didik baru di jenjang berikutnya.

“Kami sengaja memajukan acara pelepasan agar tidak mengganggu jadwal pendaftaran sekolah lanjutan. Anak-anak jadi punya waktu lebih leluasa untuk menentukan pilihan pendidikan berikutnya,” ujar Iin.

Pihak sekolah optimistis seluruh siswa kelas IX akan lulus 100 persen. Optimisme itu didasarkan pada capaian akademik dan nonakademik siswa selama menempuh pendidikan di SMPN 2 Kudus.

Dari data sementara, sebanyak 54 siswa bahkan telah diterima di sejumlah sekolah menengah atas favorit, di antaranya SMA Negeri 1 Kudus dan SMA Taruna Nusantara.

“Kami yakin seluruh siswa lulus. Yang terpenting, mereka tetap semangat dan punya tekad kuat untuk menggapai cita-cita,” kata Iin.

Ia juga berpesan agar para siswa tetap menjaga nama baik almamater dan terus berprestasi di jenjang pendidikan berikutnya.

Rasa syukur juga disampaikan dua siswa berprestasi, Ahsan Qolbi Qomaruddin dan Maragatha Jodi Pramasti.

Ahsan diketahui pernah meraih Juara 3 Popda Panahan 2023 dan Juara 1 PBB tingkat kabupaten pada 2024. Sementara Maragatha menjadi Juara 1 Lomba Pidato Bahasa Inggris tingkat Jawa Tengah 2025.

Keduanya mengaku bangga pernah menempuh pendidikan di SMPN 2 Kudus dan berterima kasih kepada para guru yang telah membimbing selama tiga tahun terakhir.

“Terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang telah mendidik kami dengan sabar. Kami bangga bisa bersekolah di sini,” ujar mereka.