HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Resmikan SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, Mendikdasmen Ajak Siswa Bersepeda ke Sekolah

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Ajakan menggunakan sepeda untuk berangkat ke sekolah mulai digaungkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Dari Kota Salatiga, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mendorong para pelajar membiasakan diri bersepeda sebagai bagian dari gerakan hidup sehat dan ramah lingkungan.

Menurut dia, kebijakan tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya efisiensi energi sekaligus pembentukan karakter peduli lingkungan di kalangan siswa.

Baca Juga:  Korlantas Polri Imbau Pemudik Lebaran 2025: Pastikan Kendaraan Prima, Jaga Kesehatan, dan Hindari Macet

“Yang ingin kita tumbuhkan adalah kesadaran kepada murid-murid untuk cinta lingkungan, hemat energi, dan kebiasaan hidup yang sehat. Makanya kami mencanangkan gerakan bersepeda ke sekolah,” kata Abdul Mu’ti usai meresmikan revitalisasi sekolah di SMA Sainstek Ahmad Dahlan, Salatiga, Senin (13/4/2026).

Gerakan tersebut tak berdiri sendiri. Sekolah-sekolah juga diminta mulai menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), meski dari langkah sederhana. Upaya ini dinilai penting untuk membentuk ekosistem pendidikan yang lebih peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga:  Driver Online Gugat Aturan Kuota Hangus, Pasal Cipta Kerja Dipersoalkan

Kepala SMA Sainstek Ahmad Dahlan, Sutomo, menyatakan pihaknya siap menjalankan arahan tersebut. Ia bahkan berkomitmen menjadi bagian dari gerakan dengan memberi teladan langsung.

“Gerakan pergi ke sekolah dengan bersepeda ini akan kita mulai dan Insyaallah kepala sekolahnya akan siap memulai dengan menggunakan sepeda,” ujarnya.

Baca Juga:  Sakral! Warga Samiran Satukan Dua Mata Air Gunung Demi Tolak Bala

Di sisi lain, sekolah juga mulai mengatur penggunaan energi secara lebih bijak. Pemakaian pendingin ruangan, misalnya, dilakukan secara situasional untuk menekan konsumsi listrik.

Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan sekolah yang lebih nyaman dan sehat, tetapi juga menanamkan kebiasaan hemat energi sebagai bagian dari budaya belajar sehari-hari.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!