Laporan: Tambah Santoso

PATI | HARIAN7.COM – Dua pelaku pencurian di SD Negeri 2 Mulyoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, harus menelan pil pahit usai aksi mereka terendus polisi. Ironisnya, barang hasil curian berupa enam laptop dan satu proyektor bahkan belum sempat dijual.

Kedua pelaku berinisial AS (24) dan ADF (15) ditangkap Unit Reskrim Polsek Pati pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 00.50 WIB.

Mereka dibekuk di depan RSUD Soewondo Pati, tepatnya di kawasan gapura masuk Dukuh Karangdowo, Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati.

Kapolsek Pati IPTU Heru Purnomo mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah pihak sekolah melaporkan hilangnya sejumlah perangkat elektronik dari ruang guru.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan melakukan penyelidikan hingga identitas pelaku berhasil diketahui,” ujar Heru, Jumat.

Kasus pencurian itu pertama kali diketahui pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB oleh penjaga kantin sekolah bersama penjaga sekolah.

Mereka mendapati ruang guru dalam kondisi berantakan setelah diduga dibobol pelaku.

Dari hasil penyelidikan, pelaku diduga masuk dengan cara merusak akses pintu atau jendela sebelum menggasak barang elektronik yang tersimpan di dalam ruangan.

Polisi menyebut, para pelaku belum sempat menikmati hasil kejahatannya.

Saat ditangkap, petugas menemukan barang bukti yang masih utuh, yakni satu unit LCD proyektor dan enam laptop berbagai merek seperti HP, Lenovo, Asus, Samsung, dan DAC.

Akibat pencurian tersebut, pihak sekolah ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 22 juta.

Kini kedua pelaku diamankan di Polsek Pati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Pati.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus tersebut.

Heru mengimbau masyarakat dan pengelola fasilitas pendidikan untuk meningkatkan keamanan lingkungan sekolah guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kalau mengetahui aktivitas mencurigakan atau tindak pidana, segera laporkan ke kepolisian terdekat,” kata Heru.