Laporan: Tambah Santoso

JEPARA | HARIAN7.COM – Pemandangan tak biasa terlihat di sebuah kedai kopi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (30/5/2026). Ratusan pengemudi ojek online (ojol) berseragam hijau dan oranye memadati Kopinan 24 Jam Jepara.

Namun mereka bukan sedang menunggu pesanan pelanggan. Siang itu, para driver berkumpul untuk berdialog santai bersama jajaran kepolisian dalam kegiatan bertajuk “Polantas Menyapa”.

Suasana yang biasanya identik dengan obrolan ringan para penikmat kopi berubah menjadi ruang diskusi terbuka antara polisi dan para pekerja jalanan. Gelak tawa, sapaan hangat, hingga berbagai curahan pengalaman di lapangan mewarnai jalannya acara.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho. Turut hadir Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol M. Pratama Adhyasastra serta Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto bersama jajaran.

Dalam kesempatan itu, Agus menegaskan bahwa program “Polantas Menyapa dan Melayani” merupakan implementasi arahan Kapolri untuk memperkuat kedekatan polisi dengan masyarakat.

“Kami ingin polantas tidak lagi dipandang semata-mata sebagai aparat penegak hukum yang kaku, tetapi sebagai sahabat, pelayan, dan mitra yang selalu hadir di tengah masyarakat,” kata Agus.

Menurutnya, komunitas ojol memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat perkotaan. Karena itu, komunikasi yang terjalin baik antara polisi dan para pengemudi perlu terus diperkuat.

Ia berharap pertemuan semacam ini mampu membangun hubungan yang lebih erat sehingga berbagai persoalan di jalan raya dapat diselesaikan melalui dialog dan kolaborasi.

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto mengatakan kegiatan tersebut sengaja dirancang sebagai forum komunikasi dua arah. Polisi ingin mendengar secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi para pengemudi ojol saat bekerja di lapangan.

“Kami ingin mendengar keluh kesah, masukan, maupun kendala yang dihadapi rekan-rekan driver ojol. Bagi kami, mereka adalah mitra strategis dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Jepara,” ujarnya.

Respons positif datang dari para peserta. Salah seorang pengemudi ojol mengaku senang dapat berdialog langsung dengan pejabat kepolisian tanpa sekat formalitas.

Menurutnya, suasana santai di kedai kopi membuat para driver lebih leluasa menyampaikan aspirasi maupun pengalaman yang mereka hadapi setiap hari di jalan.

“Kami sangat berterima kasih. Lewat acara santai seperti ini, kami jadi tidak takut atau canggung untuk menyampaikan aspirasi dan kendala kami di jalanan. Hari ini kami merasa benar-benar diayomi dan diperhatikan,” katanya.

Di penghujung kegiatan, Korlantas Polri bersama Polres Jepara menyerahkan sejumlah bantuan sosial dan sarana kontak kepada para driver sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga ketertiban lalu lintas.