Laporan: Tambah Santoso
PATI | HARIAN7.COM – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali bikin warga geleng-geleng kepala. Kali ini, pelaku curanmor nekat beraksi di halaman masjid saat para jamaah sedang khusyuk menunaikan salat Subuh berjamaah.
Korbannya adalah S (68), seorang petani asal Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo. Sepeda motor Honda Beat miliknya raib hanya dalam hitungan menit ketika diparkir di depan Masjid Baiturrohim, Sabtu (30/5/2026) dini hari.
Menurut keterangan korban, sekitar pukul 04.15 WIB dirinya datang ke masjid untuk mengikuti salat Subuh berjamaah. Motor diparkir dalam kondisi stang terkunci, sementara kunci kontak dibawa masuk dan disimpan aman di saku baju.
Namun usai salat sekitar pukul 04.30 WIB, korban dibuat terkejut. Motor yang tadi diparkir rapi mendadak lenyap tanpa jejak. Seolah-olah kendaraan tersebut “ikut pulang duluan” tanpa pamit kepada pemiliknya.
Korban sempat bertanya kepada jamaah lain yang berada di lokasi, tetapi tak seorang pun mengetahui keberadaan motor tersebut. Situasi makin mencurigakan setelah seorang jamaah lain berinisial P (55) menemukan kunci motornya dalam kondisi rusak, diduga akibat percobaan pencurian yang gagal dilakukan pelaku.
Penasaran dengan kejadian tersebut, korban bersama pengurus masjid langsung memeriksa rekaman CCTV. Hasilnya cukup jelas. Kamera pengawas merekam sosok pria yang membawa kabur Honda Beat milik korban menuju arah selatan.
Aksi pelaku diduga bukan pekerjaan sembarangan. Sebab motor dalam kondisi terkunci stang saat diparkir. Polisi menduga pelaku menggunakan alat khusus atau kunci palsu untuk menjebol sistem pengaman kendaraan sebelum melarikan motor korban.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp15 juta.
Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi melalui Kapolsek Tambakromo AKP Mukhlison membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV sebagai petunjuk utama dalam penyelidikan.
“Rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk penting untuk mengidentifikasi pelaku. Saat ini masih kami dalami bersama Unit Resmob Polresta Pati,” ujar AKP Mukhlison.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan, termasuk ketika berada di tempat ibadah. Penggunaan kunci ganda dan memilih lokasi parkir yang mudah dipantau dinilai dapat meminimalkan risiko pencurian.
Sementara itu, warga berharap pelaku segera tertangkap. Pasalnya, aksi curanmor yang menyasar kendaraan jamaah saat salat dinilai sudah sangat meresahkan dan membuat masyarakat merasa tidak aman, bahkan ketika sedang beribadah.









Tinggalkan Balasan