Diduga Sebagai Sarang Narkoba, Rumah Kontrakan di Banjarnegara Digrebek Tim Polda Jateng
![]() |
| Tim Polda Jateng berhasil mengamankan tiga terduga pelaku penyalahgunaan narkoba dan beberapa barang bukti di rumah kontrakan di Desa Klampok |
Laporan: Iwan Setiawan
BANJARNEGARA, harian7.com – Polda Jateng menggerebek sebuah rumah kontrakan di Desa Klampok, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara yang di sinyalir untuk transaksi narkoba, Kamis (4/5/2023) siang.
Azis Kepala Dusun 2 Desa Klampok mengatakan, Pengrebekan Tim Polda Jateng dilakukan secara tertutup tersebut berhasil mengamankan 3 terduga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis shabu.
“Kejadian penggrebekan yang dilakukan tim Polda Jateng terjadi sekira pukul 13:00 dengan menggunakan tiga mobil pribadi,” jelas Aziz saat di konfirmasi Harian7.com.
Dijelaskan Aziz, pada saat Pengrebekan yang dilakukan oleh tim Polda Jateng terlihat jelas beberapa barang bukti berupa shabu, timbangan digital dan alat penghisap.
“Saya lihat sendiri, beberapa barang bukti berhasil diamankan oleh polisi, karena barang bukti yang disita ada sebuah timbangan digital saya sangat meyakini terduga pelaku merupakan pengedar sekaligus pengguna obat-obatan terlarang,” ujarnya.
![]() |
| Dua terduga pelaku s |
Dikatakan Aziz , aktivitas rumah kontrakan yang disinyalir untuk transaksi penyalahgunaan narkoba jenis Shabu tersebut tidak ada yang mencolok namun setelah penghuni tinggal sekira sebulan banyak tamu berdatangan dengan menggunakan mobil datang kerumah tersebut.
“Terduga pelaku ini merupakan warga luar Desa Klampok yang mengontrak wilayah kami, berdasarkan kartu identitas saat ijin tinggal, salah satu terduga merupakan warga Desa Glempang, kecamatan Mandiraja beristrikan warga Desa Kecitran ” imbuhnya.
“Pelajaran bagi kita semua terutama pemilik kost dan kontrakan untuk hati-hati jika menerima oang kost/kontrak rumah. Mereka akan bersikap sewajarnya, mengikuti aturan lingkungan dan berbaur selayaknya warga biasa tetapi kita tidak tahu apa yg dilakukan didalamnya,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan Harian7.com masih belum mendapatkan keterangan resmi dari kepolisian.***













Tinggalkan Balasan