SEMARANG,HARIAN7.COM— Badan Pekerja Nasional Indonesia Corruption Investigation (ICI) Jawa Tengah mengapresiasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Sukoharjo,Etik Suryani beserta 17 orang, pada Kamis (9/7/2026) malam.
Dari jumlah tersebut, sembilan orang kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pernyataan dukungan ICI Jateng tersebut disampaikan oleh Direktur ICI Jateng, Dr. Krisna Djaya Darumurty SH MH, melalui Koordinator Monitoring Eksekutif dan Legislatif, Deanova. Pihaknya menilai tindakan tegas KPK merupakan bukti nyata bahwa pengawasan terhadap integritas kepala daerah di Jawa Tengah harus terus diperketat.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan tegas KPK dalam melakukan OTT di Sukoharjo. Ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pejabat publik di Jawa Tengah agar tidak main-main dengan anggaran negara,” ujar Deanova dalam keterangan resminya.
Deanova menambahkan, ICI Jateng akan terus mengawal jalannya proses hukum ini hingga tuntas.
Ia juga mendesak KPK untuk mengusut tuntas aliran dana dan pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam pusaran kasus korupsi tersebut.
Sebelumnya, tim penindakan KPK menggelar operasi senyap di wilayah Kabupaten Sukoharjo pada Kamis malam.
Dalam operasi tersebut, lembaga antirasuah mengamankan Bupati Sukoharjo beserta
barang bukti dalam bentuk logam mulia dan uang.
Hingga berita ini diturunkan, status hukum para pihak yang ditangkap masih dalam pemeriksaan intensif di gedung KPK. Lembaga tersebut memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status tersangka pengisian jabatan atau perkara yang menjerat para pihak terkait.(*)









Tinggalkan Balasan