HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Oven Kayu di Tengaran Terbakar, Damkar Berhasil Padamkan Api Sebelum Merembet

Laporan: Shodiq

KABUPATEN SEMARANG,HARIAN7.COM-Kebakaran melanda sebuah gudang pengeringan kayu (oven) milik Joko Sumantri(48) di Dusun Rekesan, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang pada Selasa (17/3/2025) malam. Dugaan sementara, api muncul akibat suhu panas berlebih atau overheat pada tungku oven kayu.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 18.01 WIB. Tim pemadam dari Pos Tengaran segera meluncur ke lokasi dan tiba dalam waktu delapan menit untuk melakukan penanganan cepat.

Baca Juga:  Edarkan Sabu, Dua Pria Asal Banyumas Diciduk Polisi

“Begitu menerima laporan dari warga bernama Ibu Nur, tim kami dari Pos Tengaran langsung bergerak. Alhamdulillah, respon cepat petugas di lapangan berhasil melokalisir api sehingga tidak merembet ke seluruh bangunan gudang yang cukup luas,” ujar Anang Sukoco saat dikonfirmasi harian7.com, Selasa(17/3/2026) malam.

Berdasarkan keterangan di lapangan, api pertama kali diketahui oleh salah seorang pekerja yang melihat kepulan asap dari area tungku. Diduga kuat, sistem pengeringan mengalami panas berlebih (overheat) yang kemudian memicu munculnya api.

Baca Juga:  Miris! Dituduh Mencuri, Warga Temanggung Tewas Dianiaya, Tujuh Warga Samban Diamankan Polisi

“Penyebab sementara adalah overheat pada oven kayu. Pemilik usaha sudah sempat memutus aliran listrik secara mandiri sebelum menghubungi petugas, hal ini sangat membantu mencegah potensi korsleting yang lebih luas,” tambah Anang.

Berkat sinergi antara Regu B Pos Tengaran, Pos Getasan, serta bantuan satu unit dari Damkar Kota Salatiga, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 19.55 WIB. Area yang terbakar berhasil dibatasi pada ruang oven seluas 5×6 meter persegi dari total luas bangunan 1.200 meter persegi.

Baca Juga:  Ground Breaking Serentak, Polres Nganjuk Bangun Gedung SPPG Di Desa Babadan

Meski kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta, Anang memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

Ia mengimbau para pelaku usaha pengeringan kayu untuk lebih waspada dan rutin mengecek suhu tungku guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(*)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!