SEMARANG | HARIAN7.COM – MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 1 2026-2027 tak hanya menghadirkan persaingan antarsekolah tetapi juga menjadi panggung bagi munculnya talenta-talenta muda sepak bola putri.
Ajang pencarian bakat yang mempertandingkan kelompok usia (KU) 10 tahun dan 12 tahun ini menarik perhatian dalam pengembangan usia dini,
Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago mengatakan Terkesan dengan tingginya antusiasme serta kualitas teknik dasar yang ditunjukkan oleh para peserta cilik di lapangan.
”Turnamen seperti MilkLife Soccer Challenge merupakan pilar krusial yang selama ini hilang dalam ekosistem pembinaan sepak bola wanita di Tanah Air dan luar biasa melihat energi dan senyuman anak-anak hari ini,” ujarnya, di Semarang, Minggu (6/9/2026).
Menurutnya, Kompetisi di kelompok usia 10 dan 12 tahun seperti ini adalah fondasi yang paling benar untuk membangun sepak bola putri Indonesia masa depan.
“Kita tidak bisa berharap prestasi instan tanpa membangun piramida dari bawah dan pentingnya kompetisi berjenjang sejak dini,” jelasnya.
Jacksen menambahkan, bahwa turnamen usia dini memberikan ruang bagi anak-anak perempuan untuk mencintai sepak bola sejak usia sangat muda tanpa tekanan berlebih serta melihat potensi besar tersimpan dari talenta-talenta muda di Semarang.
Jacksen juga mengapresiasi konsistensi penyelenggara dalam menyediakan fasilitas dan format kompetisi yang profesional untuk kategori U-10 dan U-12.
“Melihat mereka bermain, berani membawa bola dan memiliki semangat juang tinggi adalah pemandangan yang sangat menjanjikan. Tugas kita bersama baik pelatih, orang tua maupun federasi adalah menjaga ekosistem ini agar terus berjalan dan memberikan wadah yang sehat bagi perkembangan mereka,” tuturnya.









Tinggalkan Balasan