Laporan: Fera Marita 

KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7.COM-Target waktu yang tersisa dalam pembangunan RTLH di wilayah Desa Cukil Kec. Tengaran Kab. Semarang tinggal 1 hari lagi. Personil Satgas TMMD seakan berkejaran dengan waktu saat merampungkan RTLH penerima bantuan program TMMD reguler ke 129 Kodim 0714/Salatiga TA 2026.

Pengerjaan yang dikebut bukan berarti pihak Satgas TMMD abai terhadap kualitas material bangunan. Seperti yang tampak pada Minggu ( 9/8/26 ) di rumah Sumarji, warga Dusun Cukil Desa Cukil. Salah satu personil Satgas TMMD dari Koramil Bandungan sedang melakukan pekerjaan ayak pasir.

Pasir yang akan digunakan sebagai bahan plester dinding tersebut diayak terlebih dahulu untuk memisahkan butiran halusnya dari kerikil, samping atau benda asing lainnya. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan material berkualitas tinggi. Proses pengayakan pasir sangat krusial dalam menentukan kekuatan dan estetika akhir suatu bangunan.

“Dengan diayak maka pasir halus bisa membuat permukaan plesteran dinding menjadi mulus dan rata. Kalau nggak diayak, butiran kasar yang lolos bisa bikin retakan halus saat diaci nanti,” ujar Danramil Koramil Bandungan, Kapten Inf Abdul Wahab.

Kapten Inf Abdul Wahab menambahkan bahwa Satgas TMMD selalu memastikan kualitas material bangunan. Rehabilitasi RTLH bukan sekedar membuat rumah layak huni namun lebih dari itu, TNI selalu memastikan rumah yang dirombak berkualitas dan kokoh sehingga menghasilkan hunian yang aman dan tahan lama.(*)