Laporan : Fera Marita
KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7.COM -Jika Candi Prambanan memiliki Bandung Bondowoso sebagai aktor yang membuat nya. Maka jalan rabat beton di wilayah Desa Cukil Kec. Tengaran mempunyai Satgas TMMD sebagai aktor dibalik terbangunnya jalan tersebut.
Sebagai salah satu sasaran pembangunan fisik program TMMD reguler ke 129 Kodim 0714/Salatiga TA 2026, keberadaan jalan beton tersebut tidak bisa lepas dari campur tangan TNI. Semenjak digulirkan pertengahan Juli silam, puluhan personil Satgas TMMD bersama warga sudah bergotong royong melakukan pengecoran jalan.
Butuh waktu sekitar 3 pekan untuk menyelesaikan pengecoran jalan. Waktu yang lebih singkat dari target pencapaian awal. Kontur medan yang naik turun, kondisi cuaca yang panas dan berdebu menjadi tantangan tersendiri selama proses pengecoran.
Namun seperti legenda Bandung Bondowoso yang tidak kenal menyerah membangun hal yang mustahil, Satgas TMMD pun tak pantang menyerah mengerjakan pengecoran sepanjang 1,25km. Jika Bandung Bondowoso memiliki pasukan 1000 jin, maka Satgas TMMD memiliki puluhan prajurt TNI dan warga yang siap nyengkuyung bersama.
Satu hal yang menjadi pembeda diantara keduanya. Jika pasukan jin Bandung Bondowoso takut akan sinar matahari sehingga pekerjaan akhirnya terbengkalai. Sebaliknya, pasukan Satgas TMMD merupakan orang-orang tangguh yang rela menembus sengatan sinar matahari demi terciptanya akses jalan warga yang bagus dan mulus.(*)









Tinggalkan Balasan