JEPARA | HARIAN7.COM – Pendukung Persijap Jepara akhirnya bisa tidur nyenyak. Laskar Kalinyamat resmi selamat dari ancaman degradasi usai menggilas Persita Tangerang dengan skor telak 3-0 di Banten International Stadium, Minggu (10/5).
Kemenangan penting di pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 itu jadi tiket emas Persijap untuk tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan. Tambahan tiga poin membuat Persijap kini mengoleksi 34 poin dan nangkring di posisi ke-13 klasemen sementara.
Hasil tersebut sekaligus menutup peluang Persis Solo untuk menyalip. Meski Laskar Sambernyawa mampu menyapu bersih dua laga sisa, poin mereka hanya akan menyamai Persijap. Namun, Persis kalah head to head sehingga dipastikan tetap berada di bawah Persijap.
Lolos dari lubang degradasi jelas menjadi momen emosional bagi skuad Persijap yang sejak awal musim harus jungkir balik keluar masuk zona merah.
“Alhamdulillah kita dikasih kemenangan dan akhirnya memastikan lolos dari degradasi,” ujar Dicky Kurniawan dengan wajah sumringah usai laga.
Pemain yang terpilih sebagai Player of The Match itu juga membocorkan rahasia sukses Persijap bertahan di liga.
“Kekompakan dan kebersamaan jadi kuncinya. Kita juga selalu ikuti instruksi pelatih dan saling menguatkan antar pemain,” katanya.
Dicky ikut membuka pesta gol Persijap lewat aksi cerdiknya di menit ke-25. Gol itu membuat mental pemain Persijap semakin meledak.
Memasuki babak kedua, Laskar Kalinyamat makin brutal. Sudi Abdillah mencetak gol spektakuler lewat sundulan jarak jauh pada menit ke-74 memanfaatkan posisi kiper lawan yang terlalu maju.
Tak butuh waktu lama, Carlos Franca langsung menambah penderitaan Persita lewat aksi eksplosifnya di menit ke-76 sekaligus mengunci kemenangan 3-0 untuk Persijap.
Hasil ini disambut gegap gempita suporter Persijap yang akhirnya bisa bernapas lega. Setelah musim penuh drama dan tekanan, Persijap sukses membuktikan diri bukan tim yang mudah tumbang.(*)









Tinggalkan Balasan