Soal motif, polisi masih berhati-hati. Hingga kini belum ada saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut. Namun dari pendalaman sementara, korban dan terduga pelaku disebut sudah saling mengenal dan memiliki aktivitas yang berkaitan dengan jual beli barang antik atau benda pusaka.

Polisi saat ini mengarah pada satu orang yang diduga terlibat.

Menurut penyidik, pencarian cukup menantang karena orang yang diburu disebut tidak memiliki tempat tinggal tetap dan kerap berpindah-pindah.

Polresta Pati mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan terduga pelaku agar segera melapor melalui kantor polisi terdekat atau layanan darurat 110.

Di tengah perburuan yang masih berlangsung, satu pertanyaan yang kini dicari jawabannya: apakah cerita “teman kecelakaan” memang kepanikan sesaat, atau justru awal dari jejak yang sedang diurai penyidik.