Laporan: Wahono | Kabiro Kedu Raya
MAGELANG | HARIAN7.COM – Kawasan Wisata Banyu Langit, Grabag, Kabupaten Magelang, mendadak dipenuhi deretan Toyota Kijang dari berbagai generasi, Minggu (10/5/2026). Mulai dari Kijang kotak, kapsul, hingga generasi lebih muda kompak “goyang” bareng dalam acara Tasyakuran dan Doa Bersama Ke-2 Sobat Kijang Jawa Tengah.
Sedikitnya 50 armada Kijang dari berbagai daerah ikut meramaikan acara tersebut. Mereka datang dari Semarang, Sukoharjo, Kendal, Temanggung, hingga Magelang demi satu tujuan: ngumpul bareng sesama pecinta mobil legendaris sejuta umat.
Acara yang digagas pegiat otomotif asal Temanggung, Kang Mus, itu mengusung tema “Solidaritas Tanpa Batas”. Suasana langsung cair sejak awal acara. Mesin-mesin lawas berpadu dengan obrolan hangat khas komunitas otomotif.
Kang Mus mengatakan Sobat Kijang bukan sekadar komunitas mobil biasa, melainkan tempat kumpul para “sedulur sak lawase”.
“Di sini bukan soal mobil tua atau baru, tapi soal persaudaraan. Kalau ada yang mogok di jalan, yang lain pasti berhenti bantu,” ujar Kang Mus disambut sorakan peserta.
Suasana makin pecah saat MC melempar candaan khas anak otomotif. Para peserta tampak antusias berfoto bersama deretan Kijang yang berjajar rapi dengan latar pegunungan dan suasana sejuk Banyu Langit.
Tak sedikit pengunjung wisata yang ikut penasaran dan mendekat melihat konvoi mobil legendaris tersebut.
Salah satu peserta asal Sukoharjo, Andi, mengaku rela menempuh perjalanan jauh demi ikut kopdar akbar itu.
“Capek di jalan langsung hilang begitu ketemu teman-teman. Mobil boleh lawas, tapi persaudaraannya luar biasa,” katanya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, komunitas Sobat Kijang Jawa Tengah juga mengumumkan susunan pengurus baru untuk memperkuat kegiatan komunitas ke depan.
Menariknya, komunitas ini tak hanya fokus touring dan kopi darat. Mereka juga berencana aktif dalam kegiatan sosial dan membantu sesama pengguna jalan.
“Yang penting bukan cuma jalan bareng, tapi juga bisa bermanfaat buat orang lain,” kata Kang Mus.
Deretan Kijang lawas yang masih kinclong itu pun sukses bikin suasana Banyu Langit makin meriah dan jadi pusat perhatian warga sepanjang acara berlangsung.









Tinggalkan Balasan