Pewarta : Rusmono|Kaperwil Jateng
CILACAP | HARIAN7.COM – Pondok Pesantren Muhammadiyah Daarul Ulum di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap menggelar kegiatan Akhirussanah dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Acara yang dilaksanakan Sabtu, (09/05/2026) dihadiri berbagai unsur tokoh masyarakat dan pendidikan, di antaranya perwakilan Camat Majenang yang diwakili Kasie Kesra, Ketua PCM Majenang, H. Masykur Ikhsan, S. Ag, M. Pd yang diwakili Drs. Syaiful Anam, M. Pd, Komite Madrasah, Ibnu Subkhi, S. Ag, Pengawas Madrasah, Udin Wardoyo, S. Pd, M.Pkim, serta seluruh wali santri.
Dalam momentum tersebut, pondok pesantren juga memberikan apresiasi kepada santri dengan hafalan Al-Qur’an terbanyak, yakni Nida Nur Salsabila dengan hafalan 12 juz dan Devi Hanif Afifah dengan hafalan 13 juz.
Dalam sambutannya, Direktur Ponpes Muhammadiyah Daarul Ulum, Ali Syabana, SE, MM, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan Akhirussanah sebagai wujud keimanan dan rasa syukur atas nikmat-Nya.
“Proses pembelajaran di Daarul Ulum bukanlah akhir, melainkan bagian dari perjalanan tafaqquh fiddin yang terus berkelanjutan,” tegasnya.
Selain itu, pihak pondok juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wali santri atas berbagai penerapan disiplin dan aturan selama proses pendidikan.
“Besar harapan kami agar ilmu yang telah diperoleh para santri dapat terus digali, diamalkan, serta menjadi ilmu yang bermanfaat dan penuh keberkahan,” harap Ali Syabana.
Sementara, PCM Majenang yang diwakili Drs. Syaiful Anam, M.Pd dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun kualitas diri tanpa harus menjatuhkan orang lain.
“Untuk menjadi pribadi yang hebat, seseorang cukup meningkatkan kapasitas dan kualitas dirinya sendiri,” ungkapnya.
Ia juga menyebut Daarul Ulum sebagai pondok pesantren Muhammadiyah terbesar di Kabupaten Cilacap yang menjadi pusat pengkaderan generasi muda Muhammadiyah.
Pengawas Madrasah mewakili Kementerian Agama, Udin Wardoyo, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Daarul Ulum Muhammadiyah Majenang atas dedikasi dan kerja sama dalam mendidik putra-putri bangsa.
“Pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak tenaga kerja, tetapi juga mempersiapkan generasi masa depan yang mampu membangun peradaban Indonesia. Para alumni diharapkan terus belajar dan berani melangkah sejauh mungkin untuk meraih cita-cita besar,” tegas Udin.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada wali santri atas kepercayaan yang diberikan serta kepada seluruh guru yang telah mengedepankan kreativitas, keteladanan, dan budi pekerti di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Pada kesempatan tersebut, salah satu wali Santri kelas XII, advokat kondang Kamto, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Ponpes Daarul Ulum Majenang atas pendidikan yang telah diberikan kepada putranya.
“Bagi masyarakat agar jangan ragu untuk menyekolahkan anaknya di Ponpes Daarul Ulum Majenang yang inklusif, responsif terhadap perkembangan zaman, namun tetap menanamkan pembentukan karakter,” ajak Kamto.
“Pondok pesantren menjadi solusi di tengah berbagai problematika zaman yang semakin kompleks,” tegas Kamto
Kegiatan Akhirussanah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen Daarul Ulum Majenang dalam mencetak generasi Qur’ani, berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)









Tinggalkan Balasan