Laporan: Ratmaningsih

TEMANGGUNG | HARIAN7.COM – Tangis haru pecah di salah satu ruang perawatan RS PKU Muhammadiyah Temanggung, Selasa (12/5/2026). Seorang ibu tak kuasa menahan emosi setelah anaknya berhasil menjalani operasi bibir sumbing secara gratis dalam kegiatan bakti sosial yang digelar rumah sakit tersebut bersama Yayasan Permata Sari Semarang.

Sebanyak 13 pasien mengikuti operasi bibir sumbing yang ditangani tim dokter spesialis bedah dari Semarang dan Jakarta. Sejak pagi, para pasien menjalani pemeriksaan medis sebelum masuk ruang operasi. Setelah tindakan selesai, seluruh pasien dirawat di kamar VIP guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Program sosial itu digagas Ketua DPC Federasi Advokat Republik Indonesia Kabupaten Temanggung, Achmad Trias Widodo, SH., MH., bekerja sama dengan Yayasan Permata Sari Semarang dan RS PKU Muhammadiyah Temanggung.

Suasana emosional terasa saat sesi pemberian tali asih kepada peserta operasi. Salah satu orang tua pasien mengaku lega karena anaknya akhirnya mendapat kesempatan menjalani tindakan medis yang selama ini sulit dijangkau.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada yayasan dan RS PKU Muhammadiyah yang sudah memberikan pelayanan maksimal, mulai dari pemeriksaan di berbagai tahap hingga pelayanan pasca operasi. Anak saya yang kurang beruntung nantinya bisa tumbuh seperti anak-anak lain tanpa rasa rendah diri karena keadaan fisiknya,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Temanggung, Drs. H. Makmun Pitoyo, M.Pd., menyebut operasi bibir sumbing bukan hanya soal tindakan medis, tetapi juga memulihkan rasa percaya diri pasien.

“Pasien selama ini merasa malu dengan keadaan fisiknya. Setelah ada tindakan operasi, bisa dipastikan pasien menjadi percaya diri lagi. Tahun ini ada peningkatan pasien bibir sumbing yang mengikuti operasi. Ke depan kegiatan ini akan terus dilakukan setiap tahun,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Makmun juga mengungkapkan bahwa RS PKU Muhammadiyah Temanggung segera mengoperasikan layanan Cathlab atau catheterization laboratory. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memperkuat layanan kesehatan jantung di Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung, Tri Winarno, S.E., M.M., yang hadir mewakili Bupati Temanggung, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan layanan kesehatan tersebut.

“Ini yang pertama ada di Kota Temanggung dan bisa menjadi tempat rujukan pasien dari kota-kota terdekat. Rumah sakit pemerintah juga berencana menyusul dengan layanan serupa. Semoga melalui kegiatan ini kita bisa mengembalikan senyum anak-anak di Temanggung. Kami bersinergi dengan semua rumah sakit dan puskesmas dalam komunikasi kesehatan,” ujarnya.

Direktur Pelayanan RS PKU Muhammadiyah Temanggung, dr. Galih Herlambang, Sp.A., memastikan seluruh tindakan operasi dilakukan melalui persiapan medis yang matang dan ditangani tenaga profesional berpengalaman.

“Kegiatan operasi bibir sumbing ditangani langsung oleh dokter spesialis bedah berpengalaman. Pasien mendapatkan pelayanan maksimal sehingga hasil operasi bisa dirasakan manfaatnya di kemudian hari,” katanya.

Usai kegiatan seremonial, rombongan tamu undangan meninjau ruang Cathlab yang segera beroperasi serta mengunjungi pasien yang telah selesai menjalani operasi. Di balik alat medis dan ruang perawatan itu, tersimpan harapan baru bagi anak-anak yang kini bisa kembali tersenyum tanpa rasa minder.(*)