HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Pesan Gus Yasin Saat Lepas Kloter 1 Jateng: Jaga Kekompakan dan Nama Baik di Tanah Suci

Laporan: Shodiq

BOYOLALI, HARIAN7. COM— Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, resmi melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji Jawa Tengah di Embarkasi Solo (Donohudan), Selasa (21/4/2026) malam. Dalam pesannya, pria yang akrab disapa Gus Yasin ini menekankan tiga poin utama bagi jemaah selama di Tanah Suci: menjaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik daerah.

“Yang paling utama itu kekompakan. Ikuti arahan pembimbing dan jadwal yang ada. Ibadah haji ini tahapannya kompleks, jadi jangan berjalan sendiri-sendiri,” ujar Gus Yasin mewakili Pj Gubernur Jawa Tengah.

Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga perilaku sebagai duta bangsa. Menurutnya, jemaah Indonesia dikenal dunia karena ketertiban dan kesopanannya, sebuah citra yang harus terus dipertahankan oleh jemaah asal Jawa Tengah.

Baca Juga:  Jamaah Haji Kloter Pertama Jalani Tes Antigen di Asrama Haji Donohudan, Hasilnya Semua Negatif

Fokus pada Kesehatan dan Istitha’ah

Senada dengan Gus Yasin, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yunita Dyah Kusminar, memastikan seluruh jemaah telah melalui pengecekan ulang status istitha’ah (kemampuan kesehatan). Meski kloter 1 dinyatakan aman, tim medis tetap bersiaga 24 jam untuk memantau jemaah di kloter berikutnya yang memerlukan observasi khusus.

“Prinsipnya, kami ingin jemaah berangkat sehat dan pulang juga dalam kondisi sehat,” tegas Yunita.

Peningkatan Layanan dan Fasilitas

Tahun ini, kuota jemaah haji Jawa Tengah mencapai 34.122 orang yang terbagi dalam 96 kloter melalui Embarkasi Solo dan Yogyakarta International Airport (YIA). Pembimbing Ibadah Kloter 3, Ahmad Risyanto, mencatat adanya peningkatan kualitas pelayanan, mulai dari administrasi hingga kejelasan alur keberangkatan.

Baca Juga:  Mukjizat Hingga Bisa Selesaikan Ibadah Haji, Sudarmi Sempat Tak Sadarkan Diri, Begini Jelasnya?

Salah satu inovasi unggulan tahun ini adalah kehadiran layanan Makkah Route di Bandara Adi Soemarmo. Fasilitas ini memungkinkan percepatan proses imigrasi Arab Saudi di bandara keberangkatan, sehingga jemaah tidak perlu lagi mengantre panjang saat tiba di Madinah maupun Jeddah. Selain itu, jemaah juga telah dibekali kartu Nusuk yang sudah diaktivasi sejak dari embarkasi.

Baca Juga:  Arab Saudi Perketat Aturan Masjid: Larang Pengemis, Ajak Jemaah Berdonasi Melalui Lembaga Resmi

Kisah Haru di Balik Kursi Roda

Suasana haru mewarnai pelepasan saat Maliyah (75), warga Margasari, Kabupaten Tegal, nampak bersyukur meski harus berangkat menggunakan kursi roda. Setelah menunggu selama 14 tahun dan sempat menjalani opname sehari sebelum keberangkatan, ia akhirnya bisa terbang didampingi sang menantu.

“Alhamdulillah sudah sembuh dan dicek medis hasilnya bagus. Meski suami sudah tiada, saya tetap semangat berangkat,” ucapnya lirih.

Kloter pertama (SOC 1) asal Kabupaten Tegal dijadwalkan terbang menuju Madinah pada Rabu dini hari pukul 01.05 WIB menggunakan maskapai Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 6101. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!