Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Euforia Piala Dunia 2026 tak hanya mengguncang panggung sepak bola dunia, tetapi juga membakar semangat ratusan pemain muda di Jawa Tengah. Sebanyak 295 pesepakbola muda usia U-17 dari berbagai daerah memadati Stadion Kridanggo, Salatiga, Sabtu (13/6/2026), untuk mengikuti seleksi ketat menuju Soekarno Cup 2026.

Ajang pencarian bakat yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah itu menjadi medan persaingan sengit bagi para pemain muda yang bermimpi mengenakan seragam kebanggaan Jawa Tengah di turnamen nasional bergengsi tersebut.

Dari total 295 peserta, hanya 60 pemain terbaik yang akan lolos ke tahap berikutnya. Setelah itu, jumlah tersebut kembali dipangkas hingga tersisa 25 pemain pilihan yang berhak membela Jawa Tengah pada Soekarno Cup 2026 di Jawa Timur, Agustus mendatang.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Dolfie Othniel Frederic Palit, mengatakan momentum Piala Dunia dimanfaatkan untuk membangkitkan gairah olahraga sekaligus membuka ruang prestasi bagi generasi muda.

“Ke-25 pesepakbola usia muda ini akan mewakili Jawa Tengah dalam event Soekarno Cup 2026 yang akan digelar di Jawa Timur pada Agustus mendatang,” ujarnya di Stadion Kridanggo.

Menurut Dolfie, turnamen tersebut akan mempertemukan perwakilan dari 16 provinsi se-Indonesia, sehingga menjadi kesempatan emas bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di level nasional.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi juga bagian dari upaya memberikan wadah positif bagi anak-anak muda agar dapat berkembang melalui olahraga dan kegiatan kreatif lainnya.

“Melalui olahraga, khususnya sepak bola dan voli yang sangat diminati generasi muda, kami ingin membangun komunikasi dan ruang positif bagi mereka,” katanya.

Meski proses seleksi masih berlangsung, target yang dipasang Jawa Tengah tidak main-main. Dolfie secara tegas menyatakan bahwa kontingen Jawa Tengah membidik gelar juara.

“Itu target pasti. Karena itu seluruh persiapan dilakukan dengan baik dan serius,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Manajer Tim Soekarno Cup DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bagus Suryokusumo, menjelaskan bahwa tim pelatih yang disiapkan terdiri dari Srinanda Yudi Himawan sebagai pelatih kepala, dibantu Woli Hindra, Noor Akhmad, dan Dona Aditya.

“Persiapan dilakukan sejak dini agar tim Jawa Tengah mampu meraih prestasi maksimal di Soekarno Cup 2026,” ujarnya.

Dengan ratusan talenta muda yang berebut tempat dan target juara yang sudah dicanangkan, perjalanan Jawa Tengah menuju Soekarno Cup 2026 dipastikan menjadi kisah menarik untuk dinantikan. Stadion Kridanggo pun menjadi saksi lahirnya mimpi-mimpi baru calon bintang sepak bola masa depan.