PSIS Menggila! Setengah Lusin Gol Hantam Persipal di Jatidiri
SEMARANG | HARIAN7.COM – PSIS Semarang benar-benar tampil “on fire”! Bermain di Stadion Jatidiri, Minggu (29/3/2026) malam, Laskar Mahesa Jenar pesta gol dengan membantai Persipal Palu 6-1 dalam lanjutan Championship 2025/2026.
Sejak kick-off, PSIS langsung mengurung pertahanan lawan. Tempo cepat, tekanan tinggi, dan finishing tajam jadi kunci dominasi tuan rumah. Dua gol di babak pertama jadi sinyal bahwa malam itu bukan milik Persipal. Memasuki babak kedua, intensitas justru makin menggila empat gol tambahan mengunci kemenangan telak.
Sorotan utama jatuh kepada striker veteran Beto Goncalves yang tampil buas dengan torehan hattrick (23’, 73’, 90+1). Ia seolah tak terbendung di lini depan. Dukungan lini kedua juga solid lewat gol Esteban Gabriel Vizcarra (45+1) dan Muhammad Dani Ibrohim (70), plus satu gol dari titik putih oleh Otavio Dutra.
Persipal sendiri sempat mencuri gol hiburan lewat penalti Afandi di menit 90+9. Namun, itu tak lebih dari sekadar pemanis di tengah dominasi total PSIS.
Pelatih PSIS, Andri Ramawi Putra, tak bisa menyembunyikan rasa puasnya.
“Bersyukur dengan hasil hari ini dapat tiga poin dengan perjuangan luar biasa. Semua pemain ingin menunjukkan semangatnya,” ujarnya usai laga.
Meski begitu, ia tetap mengingatkan kondisi fisik pemain yang belum sepenuhnya pulih pasca-Lebaran.
“Kelihatan sekali kondisi pemain sebelum dan sesudah Lebaran tidak sama. Semua tim merasakan hal yang sama,” tambahnya.
Hal senada diungkapkan gelandang PSIS, Gustur Cahyo Putra. Ia menegaskan tim harus tetap membumi.
“Kemenangan penting malam ini, tapi kita tidak boleh jemawa. Setelah ini ada pertandingan melawan Barito Putera yang sangat menentukan,” tegasnya.
Di kubu lawan, pelatih Persipal, Andhika Mulia Pratomo, mengakui timnya belum maksimal, terutama dari sisi pemain asing.
“Selamat untuk PSIS Semarang. Masalah kami ada di kualitas pemain asing, belum bisa maksimal. Libur panjang cukup memengaruhi,” ujarnya.
Kemenangan ini jadi suntikan moral besar bagi PSIS dalam upaya keluar dari zona degradasi. Sinyal kebangkitan mulai terlihat dan jika performa seperti ini konsisten, Mahesa Jenar bisa jadi ancaman serius di sisa musim.(BN/Red)













Tinggalkan Balasan