HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Jateng Siap Terapkan Hari Bersepeda hingga WFH untuk ASN, Tunggu Instruksi Pusat

Laporan: Shodiq

SEMARANG | HARIAN7.COM – Pemerintah Provinsi mulai menyiapkan sejumlah skema efisiensi energi yang menyasar aparatur sipil negara (ASN), mulai dari kewajiban bersepeda hingga opsi bekerja dari rumah (work from home/WFH). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan daerah sembari menunggu kebijakan resmi dari pemerintah pusat.

Gubernur Jawa Tengah, , mengatakan pihaknya telah merancang berbagai skenario untuk mendukung program penghematan energi tersebut. Namun, implementasi kebijakan masih menunggu surat edaran dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  BPN Depok Peringati HANTARU 2025, Target 850 Sertifikat Rampung

“Kita masih menunggu surat edaran dari pemerintah pusat,” ujar Luthfi usai kegiatan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, , Senin (30/3/2026).

Salah satu skema yang tengah disiapkan adalah penetapan hari tertentu bagi ASN untuk menggunakan sepeda atau transportasi umum saat berangkat kerja. Kebijakan ini direncanakan berlaku menyeluruh, termasuk bagi para kepala daerah.

“Kita sudah buat rancangan, kalau perlu di hari tertentu semua ASN naik sepeda, berikut bupati wali kota. Jadi ke kantor naik sepeda atau naik kendaraan umum,” jelasnya.

Baca Juga:  Tragedi Selasa Pagi di Tol Ungaran, Hiace Rombongan Guru Bekasi Hantam Truk Beton, 1 Korban Jiwa 

Selain itu, opsi WFH juga tengah dikaji sebagai alternatif guna menekan konsumsi energi di lingkungan pemerintahan. Menurut Luthfi, pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi mobilitas sekaligus penggunaan energi di perkantoran.

Meski berbagai skenario telah disiapkan, ia menegaskan seluruh kebijakan tersebut masih dalam tahap perencanaan dan belum bersifat final. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan bisa segera menerapkannya setelah ada keputusan resmi dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  Bupati Semarang Beri Bonus Atlet Peraih Medali PON dan Peparnas

“Begitu pemerintah pusat sudah umumkan, Jawa Tengah sudah siap. Target penghematan energi masih dihitung,” pungkasnya.

Langkah ini dinilai menjadi sinyal kuat kesiapan daerah dalam mendukung kebijakan nasional terkait efisiensi energi, sekaligus mendorong perubahan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan di kalangan aparatur pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!