HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Diplomat Kanada Kepincut Jawa Tengah, Lirik Investasi Pertanian hingga Kesehatan

Laporan: Andi Saputra

SEMARANG | HARIAN7.COM – Ada tamu penting yang mampir ke kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (5/3/2026). Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton, datang langsung menemui Gubernur Ahmad Luthfi. Pertemuan itu bukan sekadar kunjungan basa-basi. Ada obrolan serius soal investasi yang kini mulai dilirik Negeri Daun Maple.

Suasana pertemuan berlangsung hangat. Dalam obrolan santai namun strategis itu, Kanada ternyata tertarik menanamkan investasi di Jawa Tengah, khususnya di sektor pertanian dan kesehatan. Ketertarikan tersebut muncul setelah melihat perkembangan ekonomi terbarukan di provinsi ini yang dinilai cukup menjanjikan.

“Jadi, merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk berada di sini hari ini, dan saya ingin mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan kepada saya di Jawa Tengah,” ujar Dutton.

Baca Juga:  Dorong Kesejahteraan Sosial, Pemkot Salatiga Gelontorkan Insentif dan Jaminan Sosial

Menurutnya, kunjungan ini menjadi bagian dari penjajakan peluang kerja sama antara Kanada dan Indonesia, terutama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Apalagi kedua negara baru saja menandatangani perjanjian perdagangan bebas atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang rencananya akan diratifikasi tahun ini.

Perjanjian tersebut diyakini bisa membuka keran perdagangan dan investasi lebih luas. Jawa Tengah pun dianggap punya posisi penting dalam peluang kerja sama itu.

“Karena itu, kami sedang melihat berbagai peluang potensial untuk perdagangan dan investasi antara kedua negara kita, dan tentu saja Jawa Tengah sangat penting dalam hal itu. Kami berharap dapat melakukan lebih banyak kerja sama di sini,” paparnya.

Tak hanya sekadar wacana, Kanada juga membawa bekal teknologi yang cukup kuat di bidang pertanian dan layanan kesehatan. Bahkan saat ini sejumlah program sudah berjalan di Jawa Tengah untuk membantu petani kecil agar bisa mengelola lahan lebih efisien dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Rumah Kosong di Susukan Ludes Dilalap Api, Begini Kronologinya

“Pada tingkat komersial, kami memiliki sejumlah teknologi yang relevan untuk pertanian berskala lebih besar di sini. Selain itu, Kanada juga merupakan pemasok penting potash bagi Indonesia, yang digunakan petani sebagai bagian dari pupuk mereka,” jelasnya.

Di sisi lain, Gubernur Ahmad Luthfi menyambut hangat minat investasi dari Kanada tersebut. Ia menilai Jawa Tengah memang sedang gencar membuka pintu bagi investor, terutama di sektor ekonomi terbarukan.

“Yang Mulia Duta Besar Kanada dengan stafnya sudah datang ke sini. Beliau tertarik dengan Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan kerja sama investasi. Karena di Jawa Tengah, pertama, ekonomi terbarukan sudah ada. Kemudian yang kedua, daerah kita sangat konsen terkait investasi,” kata Luthfi.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polri Siapkan Bintara Kompetensi Khusus

Ia juga membeberkan bahwa total investasi yang masuk ke Jawa Tengah saat ini sudah mencapai sekitar Rp88,6 triliun, sebagian besar berasal dari investor luar negeri. Namun, kontribusi investasi dari Kanada masih terbilang kecil.

“Hampir Rp88,6 triliun investasi yang datangnya dari luar, dan Kanada saat ini masih di urutan ke-40. Saya berharap Kanada dapat berinvestasi lebih giat, sehingga bisa ikut memajukan Provinsi Jawa Tengah,” pungkasnya.

Pertemuan ini pun memunculkan harapan baru. Jika rencana investasi benar-benar terwujud, bukan tak mungkin kerja sama antara Kanada dan Jawa Tengah bakal semakin hangat bukan cuma di meja diplomasi, tapi juga di sektor pertanian, kesehatan, hingga ekonomi masa depan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!