HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Bupati Semarang Apresiasi Dramatari “Babad Fort Willem I”, Pertunjukan Seni Dinilai Perkuat Sejarah dan Pariwisata Daerah

Laporan: Shodiq | Editor: Muhamad Nuraeni

KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha mengapresiasi penyelenggaraan dramatari musikal “Babad Fort Willem I Ambarawa” yang digelar di kawasan destinasi wisata Benteng Fort Willem I Ambarawa.

Menurut Ngesti, pertunjukan tersebut tidak hanya menyuguhkan keindahan seni pertunjukan, tetapi juga menghadirkan nilai historis yang kuat tentang perjalanan panjang daerah.

“Malam tadi, saya berkesempatan menyaksikan dramatari musikal ‘Babad Fort Willem I Ambarawa’. Ini bukan hanya pertunjukan yang memukau dari sisi seni, tetapi juga sarat makna sejarah yang mengingatkan kita akan perjalanan panjang daerah ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Pilkada Salatiga: Robby-Nina Unggul, Pemimpin Baru dan Harapan Perubahan

Ia menilai, tingginya antusiasme masyarakat yang hadir menjadi indikator kuat bahwa kecintaan terhadap budaya dan sejarah lokal masih terjaga dengan baik.

“Antusiasme masyarakat begitu luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa semangat untuk mencintai budaya dan sejarah lokal masih sangat kuat di tengah masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  20 Personel Brimob Polda Jateng BKO,  Perkuat Pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 di Salatiga

Lebih lanjut, Ngesti menegaskan bahwa kegiatan seni berbasis sejarah seperti ini memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.

“Melalui pertunjukan ini, kita diajak mengenal lebih dalam warisan sejarah Kabupaten Semarang sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap jati diri daerah,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari seniman hingga panitia penyelenggara yang telah menghadirkan pertunjukan berkualitas.

Baca Juga:  Ciptakan Rasa Aman di Hari Raya Idul Adha 2025, Satpol PP Salatiga Turunkan 45 Personel

“Terima kasih kepada seluruh seniman, panitia, dan pihak yang telah berkontribusi. Semoga kegiatan seperti ini terus kita hadirkan sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata daerah,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Semarang, lanjut Ngesti, akan terus mendukung kegiatan serupa sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata berbasis budaya dan sejarah lokal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!