Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA | HARIAN7.COM – Bagi Lilis Erfianti, menjadi guru tidak berhenti pada aktivitas mengajar di kelas. Di tengah tugas sebagai pendidik, ia juga rutin menulis di media massa, membuat konten edukasi, hingga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung proses belajar siswa.
Kiprah itu mengantarkan guru MTsN Kota Salatiga tersebut meraih Juara 2 kategori ASN Teladan/Inspiratif dalam ajang #ASNPromoteASN2026 yang diselenggarakan [Badan Kepegawaian Negara (BKN)](https://www.bkn.go.id?utm_source=chatgpt.com).
Penghargaan tersebut diberikan kepada aparatur sipil negara yang dinilai mampu menunjukkan dedikasi, kreativitas, serta memberi dampak positif melalui profesi yang dijalankan.
Di lingkungan sekolah, Lilis dikenal aktif mengembangkan metode pembelajaran yang lebih dekat dengan karakter generasi saat ini. Selain mengajar, ia juga produktif menulis tentang pendidikan, budaya literasi, penguatan karakter siswa, hingga perubahan pola belajar di era digital.
Tulisan-tulisannya pernah dimuat di berbagai media dan menjadi ruang lain baginya untuk menyampaikan gagasan di luar kelas.
Lulusan Magister Pendidikan IPA Universitas Negeri Semarang itu juga mengembangkan kanal YouTube [IPAin Aja](https://www.youtube.com/@IPAinAja?utm_source=chatgpt.com) yang berisi materi pembelajaran IPA dalam bentuk video animasi edukatif berbasis AI.
Menurut Lilis, penggunaan teknologi dalam pembelajaran bukan untuk menggantikan peran guru, tetapi menjadi cara agar materi lebih mudah diterima siswa.
“Menjadi ASN hari ini bukan hanya bekerja secara administratif atau mengajar di kelas, tetapi bagaimana bisa memberi manfaat, inspirasi, dan pengaruh positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai guru perlu terus beradaptasi dengan perubahan agar proses belajar tetap relevan.
“Menulis, membuat konten edukasi, hingga memanfaatkan AI dalam pembelajaran adalah bagian dari ikhtiar agar pendidikan lebih dekat dan mudah dipahami siswa,” katanya.
Dalam ajang tersebut, capaian membanggakan juga diraih pendidik lain dari MTsN Kota Salatiga. Sari Rachmawati meraih Juara 1 dan Fauziyah Suci Nurani meraih Juara 3 pada kategori ASN Teladan/Inspiratif.
Kepala Kementerian Agama Kota Salatiga, Nurzaini Wahyu Widodo, berharap capaian tersebut dapat menjadi dorongan bagi ASN lain untuk terus menghadirkan inovasi dan pelayanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.









Tinggalkan Balasan