Polda Jateng dan UKSW Salatiga Teken Kerja Sama, Resmikan Pusat Studi Kepolisian untuk Kajian Penegakan Hukum
Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA | HARIAN7.COM – Kepolisian Daerah Jawa Tengah bersama Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus meresmikan Ruang Pusat Studi Kepolisian di Graha Nusantara Kampus UKSW, Jalan Kartini, Kota Salatiga, Rabu pagi, 11 Maret 2026.
Penandatanganan kerja sama itu dihadiri sejumlah pejabat dari UKSW dan Polda Jawa Tengah. Dari pihak kampus hadir Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian UKSW Prof. Yafet Yosafet Wilben Rissy, Dekan Fakultas Hukum Prof. Christina Maya Indah S., Dekan Fakultas Psikologi Dr. Sri Aryanti Kristianingsih, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi Dr. Sri Suwartiningsih, serta Kaprodi HI Roberto Seba.
Sementara dari jajaran kepolisian hadir Kabidkum Polda Jateng Kombes Pol Jansen Sitohang, Karo SDM Polda Jateng Kombes Pol Noviana Tursaunurohmad, Wakil Direktur Binmas Polda Jateng AKBP Sugiyatmo, Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, Kabagsumda Polres Salatiga Kompol Agus Jumadi, Kapolsek Sidorejo AKP Sarwoko, Kasat Reskrim AKP Raditya Tri Atmaji Pranana, serta Kasat Binmas Iptu Daryono.
Wakil Rektor UKSW Yafet Yosafet Wilben Rissy mengatakan pihaknya mengapresiasi kepercayaan Kepolisian Republik Indonesia yang menggandeng UKSW dalam pengembangan kajian akademik di bidang kepolisian dan penegakan hukum.
“Melalui pusat studi ini diharapkan dapat menjadi ruang kajian akademik terkait penegakan hukum di Indonesia, termasuk perkembangan regulasi seperti KUHP dan KUHAP yang baru. Selain itu juga dapat menjadi sarana kajian ilmiah terkait penerapan restorative justice dalam sistem peradilan,” ujarnya.
Karo SDM Polda Jawa Tengah Kombes Pol Noviana Tursaunurohmad menyatakan kerja sama antara dunia akademik dan kepolisian menjadi penting untuk menjawab kompleksitas tantangan penegakan hukum saat ini.
“Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya mendukung program akselerasi transformasi Polri. Melalui kemitraan berbasis riset dan akademik dengan perguruan tinggi, diharapkan mampu memperkaya penguasaan ilmu kepolisian serta menghadirkan kajian analisis sebagai solusi atas berbagai persoalan hukum di masyarakat,” kata Noviana.
Menurut dia, pendidikan berkelanjutan menjadi faktor penting untuk meningkatkan profesionalisme anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Peresmian pusat studi tersebut ditandai dengan pemotongan pita dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama para tamu undangan.
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menyambut baik kerja sama tersebut. Ia berharap pusat studi itu dapat menjadi ruang kolaborasi antara praktisi kepolisian dan akademisi.
“Harapannya pusat studi ini dapat menjadi wadah kolaborasi antara praktisi kepolisian dan kalangan akademisi dalam mengembangkan konsep serta solusi terhadap berbagai dinamika penegakan hukum di Indonesia,” ujarnya.












Tinggalkan Balasan