Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Pemerintah Kota Salatiga mengawali rangkaian kegiatan Patlikuran melalui acara Dolanan Bareng Bunda PAUD di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Sabtu (24/01/2026).

Program ini direncanakan menjadi agenda rutin bulanan dengan melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Pendidikan serta Dinas Koperasi dan UKM.

Puluhan anak TK dan PAUD mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka diajak bermain dolanan tradisional Jawa sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai budaya sejak usia dini.

Bunda PAUD Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, mengaku gembira melihat keceriaan anak-anak. “Saya sangat senang sekali melihat anak-anak ini bermain ceria,” kata Retno.

Ia menegaskan Patlikuran didedikasikan untuk pelestarian budaya. “Kita dedikasikan untuk menguri-uri budaya jawa,” ujarnya.

Menurut Retno, dunia anak adalah dunia bermain yang perlu difasilitasi. “Inilah dunia anak-anak yang memang kita harus wadahi,” kata dia.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Drs. Muh Nasiruddin, menyebut kegiatan tersebut sebagai kesempatan berharga bagi anak-anak. “Ini adalah suatu hal yang luar biasa,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini memberi dampak positif. “Mudah-mudahan memberikan semangat,” ujar Nasiruddin.

Dalam kegiatan itu, Bunda PAUD juga memimpin sesi story telling dengan kisah Si Dompu yang rajin berdoa. Sedikitnya 80 siswa TK/PAUD mengikuti berbagai permainan tradisional seperti Jamuran, Cublak-Cublak Suweng, Ular Naga, hingga Seprengan atau lompat tali.

Kegiatan Patlikuran turut melibatkan pelaku UMKM Kota Salatiga yang menghadirkan aneka produk, mulai dari makanan dan minuman, fesyen, batik, hingga aksesoris.