HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Pabrik Minyakita Palsu Digerebek Polisi, Kapolres: Ini Kejahatan Luar Biasa!

BOGOR | HARIAN7.COM – Sebuah pabrik pengolahan minyak goreng kemasan ilegal di Desa Cijujung, Kabupaten Bogor, digerebek polisi! Pabrik yang mengemas ulang Minyakita palsu dengan takaran 800 mililiter (ml) ini menjadi sasaran aparat Polres Bogor pada Senin (10/3/2025).

Baca Juga:  Luhut Temui Jokowi di Solo, Lebaran Hari Pertama Penuh Keakraban

Kapolres Bogor bersama Bupati Bogor, Rudi Sumanto, turun langsung ke lokasi. Mereka menyaksikan sendiri bagaimana minyak goreng curah disulap menjadi Minyakita palsu oleh pelaku berinisial TRM. Dengan dua mesin kemasan, pelaku memperagakan proses produksinya.

Baca Juga:  Shockbreaker Bocor? Bengkel di Kudus Ini Punya Solusinya

“Ini kejahatan luar biasa. Menurut keterangan tersangka baru beroperasi pada Februari, tetapi kita tidak akan lihat dari pengakuannya saja. Kita akan buka semua, dari mana beli dan dijual ke mana saja,” tegas Kapolres Bogor, AKBP Rio.

Baca Juga:  Uang Kredit Disulap Jadi Tanah, Sritex Diduga Rugikan Negara Rp 692 Miliar

Sebelumnya, Satreskrim Polresta Bogor telah melakukan penggerebekan pada Senin sore. Modus pelaku adalah membeli minyak curah, lalu mengemasnya ulang menjadi Minyakita dengan volume lebih sedikit dari seharusnya. Padahal, kemasan asli harus berisi 1 liter, namun yang diproduksi pelaku hanya 800 ml tanpa mencantumkan isi bersih.

Baca Juga:  Kapolres Nganjuk Cek Langsung Kinerja Polsek, Tes Urin Mendadak Tutup Kunjungan

Kapolres menegaskan bahwa aksi ini tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga mengganggu stabilitas ekonomi.

“Seperti kita ketahui, sekarang soal minyak goreng ini sedang ramai. Tolong warga awasi kasus ini dan beri kami masukan,” tambahnya.

Baca Juga:  Katering Haji Juga Jadi Sorotan! LAPK MN dan Elbeha Barometer Apresiasi KPK Tangani Dugaan Korupsi Kuota Haji

Penggerebekan ini sontak menghebohkan warga sekitar. Ketua RT 04, Karimun, mengaku tak menyangka ada praktik ilegal seperti ini di lingkungannya.

“Kira-kira baru satu bulan ini mereka meminta izin warga dan mempekerjakan warga. Jadi kita enggak curiga,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pengojek Online dan Pangkalan Ribut, Seorang Mengalami Luka

Kini, polisi terus mendalami kasus ini untuk mengungkap jaringan distribusi minyak palsu tersebut. Masyarakat diminta lebih waspada terhadap produk-produk ilegal yang beredar di pasaran.(Yuanta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!