Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Tuntang
| Mayat tanpa identitas di sungai Tuntang berhasil dievakuasi petugas. |
UNGARAN, Harian7.com – Ditemukan sesosok mayat di Sungai Tuntang tepatnya masuk Wilayah Dsn Mangkelang Rt 16 Rw 05 Ds. Asinan Kec. Bawen Kab. Semarang. Jawa Tengah, Senin (28/2).
Penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki ini dirasa misterius. Pasalnya korban ditemukan tanpa identitas dan ditemukan tanda luka di kening sebelah kanan. Belum lagi di dalam tas punggung ditemukan dua buah batu seberat kurang lebih 5 kilogram, selain itu Ada tato di dada korban yang bertuliskan Hopes & Robert.
Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika H A melalui Kapolsek Bawen, AKP Solekhan mengatakan, bahwa mayat laki-laki yang ditemukan di Sungai Tuntang, tepatnya di daerah PT STU (Sarana Tirta Ungaran) tersebut tidak ada identitasnya. Pertama kali yang mengetahui ada mayat mengambang di sungai adalah Wahyu Sri Sutarto (39) warga Dusun Gudang RT 02 RW 03 Desa Lopait Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. Saat itu, Wahyu sedang mancing ikan di sungai tersebut dan tanpa sengaja melihat ada sosok laki-laki yang mengambang dan hanyut hanyut dari aliran air di bawah Jembatan Tuntang.
“Lalu Wahyu melaporkannya ke Eko Wiyono (32) yang juga Satpam PT STU (Sarana Tirta Ungaran) warga Gentong RT 01 RW 09 Kelurahan Bawen Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang dan langsung melaporkannya ke Polsek Bawen dan dilanjutkan ke Polres Semarang,” ujarnya.
Menurutnya, Ada laporan penemuan orang meninggal di Sungai Tuntang, sejumlah petugas Polsek Bawen langsung mendatangi lokasi penemuan. Selain itu, teman-teman dari relawan maupun Tim SAR gabungan Bumi Serasi juga datang di lokasi penemuan dan langsung melakukan evakuasi jenazah.
“Usai berhasil dievakuasi, jenasah langsung dibawa ke RS Gunawan Mangunkusumo (RSGM) Ambarawa untuk dilakukan visum,” jelasnya.
Dia menuturkan, Seusai berhasil dievakuasi serta dibawa ke rumah sakit dan dari hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis dari Puskesmas Bawen. bahwa pada tubuh korban ditemukan luka di pelipisnya. Korban meninggal dunia diperkirakan sudah lebih dari 12 jam, hal itu dilihat dari kondisi tubuh korban yang sudah membengkak.
Selain itu, lanjutnya, Ada keanehan saat ditemukan yaitu korban membawa tas punggung dan didalam tas itu berisi dua buah batu besar. Kini, dua batu besar itu diamankan Polsek Bawen.
Dia menambahkan, Pertama kali korban ditemukan tidak ada identitasnya. Pada pelipis ditemukan luka dan berdarah. Tas punggung yang masih menempel pada tubuh korban didalamnya berisi 2 buah batu besar. Selanjutnya, korban dibawa ke RSGM Ambarawa untuk dilakukan pemeriksaan oleh Dokter Puskesmas.
“Hal ini untuk mengetahui adanya dugaan tindak pidana dengan melihat kondisi korban saat pertama kali ditemukan di Sungai Tuntang. Jika ada massyarakat yang mengenali jenasah korban dapat melaporkan ke Polsek Bawen,” pungkasnya.
Penulis : Arie Budi | Editor : Andi Saputra











Tinggalkan Balasan