Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA,HARIAN7.COM – Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga memperkuat kerja sama dengan sekolah menengah untuk membantu siswa mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2027/2028, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 59 sekolah di Kota Salatiga dan sejumlah daerah di sekitarnya. Selain memberikan informasi mengenai jalur penerimaan mahasiswa baru, forum tersebut menjadi sarana koordinasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan guru bimbingan konseling (BK) dalam mengarahkan siswa memilih program studi sesuai potensi dan minat mereka.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Salatiga, Prof. Miftahuddin, mengatakan, sekolah dan guru BK memiliki peran penting dalam membantu siswa mengenali kemampuan diri serta menentukan pilihan pendidikan setelah lulus.

“Sekolah dan guru Bimbingan Konseling adalah garda terdepan dalam memetakan potensi serta mengarahkan masa depan generasi muda. Maka dari itu, kami menggelar bimtek ini untuk memastikan informasi akses pendidikan tinggi, program beasiswa, dan pengembangan bakat siswa dapat tersampaikan secara akurat dan merata,” ujar Miftahuddin dalam sambutannya.

Menurut dia, pemahaman mengenai jalur masuk perguruan tinggi perlu disampaikan secara tepat agar siswa memiliki gambaran yang lebih jelas ketika menentukan pilihan pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, UIN Salatiga juga berupaya menyelaraskan strategi penerimaan mahasiswa baru dengan kebutuhan sekolah dan perkembangan sistem seleksi perguruan tinggi yang semakin beragam.

Terima 2.712 mahasiswa baru

Dalam kesempatan itu, Miftahuddin menyampaikan bahwa UIN Salatiga menerima 2.712 mahasiswa baru dari 36 program studi pada tahun akademik berjalan.

Dia mengatakan, capaian tersebut menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas akademik.

“Alhamdulillah saat ini akreditasi institusi kami Unggul. Sebanyak 58 persen prodi yang ada telah terakreditasi unggul, sementara sisanya terakreditasi baik. Tidak berhenti di situ, kami juga sedang mendorong akreditasi internasional. Itu artinya, UIN Salatiga selalu berupaya meningkatkan kualitas agar pendidikan terbaik dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat,” jelasnya.

Selain memperkuat mutu pendidikan, UIN Salatiga juga mengembangkan program studi yang menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Saat ini, terdapat empat program studi bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) atau bidang umum yang menjadi bagian dari pengembangan tersebut, yakni Teknologi Informasi, Perpustakaan dan Sains Informasi, Sains Data, serta Bisnis Digital.

“Keempat prodi ini menjadi cikal bakal pengembangan prodi STEM dan perluasan fakultas ke depan, termasuk rencana pengembangan Fakultas Ilmu Kesehatan,” kata Miftahuddin.

Pengembangan program studi tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan pendidikan bagi calon mahasiswa. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai jalur penerimaan, tetapi juga mengenali bidang keilmuan yang tersedia untuk menentukan pilihan sesuai minat dan rencana masa depan.

Libatkan 59 sekolah, berikan penghargaan kepada mitra

Ketua Tim Admisi UIN Salatiga, Agung Guritno, mengatakan, sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut diikuti perwakilan sekolah dari berbagai daerah.

Selain Kota Salatiga, peserta berasal dari Kabupaten Semarang, Boyolali, Grobogan, Demak, Temanggung, dan Kendal.

Keterlibatan sekolah dari sejumlah daerah itu menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi penerimaan mahasiswa baru sekaligus memperkuat komunikasi antara UIN Salatiga dan satuan pendidikan tingkat menengah.

Dalam kegiatan tersebut, UIN Salatiga juga memberikan penghargaan kepada sejumlah sekolah mitra yang mencatatkan jumlah alumni pendaftar terbanyak pada tahun akademik berjalan.

Agung mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi sekolah dan guru dalam memberikan informasi serta mendampingi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke UIN Salatiga.

“Penghargaan ini adalah bentuk penghormatan atas peran aktif guru dan sekolah dalam membimbing serta mengarahkan putra-putri terbaiknya ke UIN Salatiga,” kata Agung.

Dia menambahkan, kerja sama dengan sekolah mitra ke depan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan jumlah calon mahasiswa. Kolaborasi juga akan dikembangkan dalam bidang pembelajaran, pendampingan siswa berprestasi yang terkendala biaya, serta pengembangan pendidikan lanjutan bagi para guru.

“Ke depan kami juga menawarkan penguatan kerja sama berkelanjutan kepada sekolah mitra; tidak hanya berfokus pada penjaringan siswa baru, tetapi juga mencakup inovasi pembelajaran, pendampingan siswa berprestasi yang terkendala biaya, serta pengembangan studi lanjut bagi para guru,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, UIN Salatiga berharap hubungan dengan sekolah mitra semakin kuat. Kerja sama tersebut diharapkan membantu siswa memperoleh informasi pendidikan tinggi yang memadai, mengenali pilihan program studi, serta mempersiapkan diri untuk mengikuti proses penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2027/2028.