Laporan: Muhamad Nuraeni

BOYOLALI,HARIAN7.COM – Pemuda Muhammadiyah Ranting Susukan menyalurkan ribuan liter air bersih ke Desa Garangan, Kecamatan Wonosamudro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, untuk membantu warga yang terdampak kekeringan.

Selain mengerahkan truk tangki berkapasitas ribuan liter, mereka juga menyiapkan 150 galon berisi air bersih. Bantuan tersebut didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendukung aktivitas di sekolah dan tempat ibadah.

Aksi kemanusiaan yang digelar Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Susukan ini dikoordinasikan oleh Pemuda Muhammadiyah Ranting Susukan dengan Jovial sebagai koordinator lapangan.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, mereka mengerahkan truk tangki berkapasitas sekitar 7.000 hingga 8.500 liter per tangki. Sementara itu, 150 galon bekas yang berhasil dihimpun dari warga diisi air bersih agar dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sasar sekolah hingga tempat ibadah

Penyaluran air bersih tidak hanya dipusatkan pada bak penampungan komunal di permukiman warga. Pemuda Muhammadiyah Susukan juga menyasar fasilitas sosial yang membutuhkan pasokan air untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Air bersih didistribusikan ke sejumlah sekolah, masjid, dan mushala di Desa Garangan. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan air untuk kegiatan belajar-mengajar, sanitasi, dan ibadah tetap terpenuhi di tengah kondisi kekeringan.

Jovial mengatakan, bantuan air bersih tersebut diprioritaskan untuk fasilitas pendidikan dan tempat ibadah agar kegiatan masyarakat tidak terganggu akibat keterbatasan pasokan air.

Melalui distribusi menggunakan truk tangki dan galon siap pakai, bantuan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat, termasuk warga yang membutuhkan air untuk keperluan harian.

Dorong kepedulian di tengah kekeringan

Kedatangan armada truk tangki dan bantuan galon air bersih disambut antusias oleh warga serta pengurus fasilitas publik setempat.

Selama kekeringan, masyarakat di wilayah tersebut menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Kondisi ini membuat bantuan air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendesak untuk menjaga keberlangsungan aktivitas warga.

PRM Susukan berharap aksi kemanusiaan yang digerakkan para pemuda tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat Desa Garangan.

Selain memberikan bantuan secara langsung, kegiatan ini diharapkan mendorong keterlibatan lebih banyak elemen masyarakat dalam membantu wilayah yang mengalami kesulitan air bersih.

Bagi Pemuda Muhammadiyah Susukan, penyaluran air bersih tidak sekadar memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang menghadapi dampak kekeringan.