Pewarta : Rusmono|Kaperwil Jateng
CILACAP | HARIAN7.COM – Polresta Cilacap kembali menggelar kegiatan pelatihan Paham AI sebagai bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai penggunaan kecerdasan buatan secara baik dan bertanggung jawab. Kegiatan kali ini berlangsung di SMK YPE Cilacap, Rabu (16/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai penggunaan teknologi artificial intelligence (AI) dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagaimana memanfaatkan teknologi tersebut secara tepat serta memahami batasan dalam penggunaannya. Edukasi juga diarahkan agar para siswa tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengenali konten yang dibuat oleh AI dan membedakannya dengan informasi atau materi yang benar-benar berasal dari sumber asli.
Kasi Humas Polresta Cilacap, AKP Wendi Andranu, S.T.K., S.I.K. mengatakan, bahwa perkembangan teknologi AI perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik, terutama di kalangan pelajar yang semakin dekat dengan berbagai platform digital.
“Melalui kegiatan Paham AI ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa AI dapat dimanfaatkan untuk banyak hal positif, tetapi penggunaannya tetap harus disertai sikap kritis. Siswa juga perlu mengetahui bahwa tidak semua informasi, gambar, suara maupun video yang beredar di ruang digital merupakan sesuatu yang asli, karena saat ini teknologi AI sudah mampu menghasilkan konten yang terlihat sangat nyata,” ujar Wendi.
Ia menjelaskan, kemampuan membedakan konten buatan AI dengan informasi asli menjadi bagian penting dalam membangun kecakapan digital. Dengan pemahaman tersebut, para siswa diharapkan tidak mudah menerima atau menyebarkan informasi sebelum memastikan kebenarannya.
“Kami mendorong para pelajar untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami bagaimana teknologi itu bekerja dan bagaimana menggunakannya secara bertanggung jawab. Ketika menemukan sebuah informasi atau konten di media sosial, biasakan untuk melihat sumbernya, mencermati isinya dan tidak langsung mempercayai maupun membagikannya,” jelasnya.
Pelatihan Paham AI di SMK YPE Cilacap menjadi salah satu bentuk kehadiran Polresta Cilacap dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin cepat. Melalui pendekatan edukatif, kepolisian mendorong agar pemanfaatan AI dapat memberikan manfaat tanpa mengabaikan aspek kehati-hatian dan tanggung jawab.
“Teknologi akan terus berkembang dan kita tidak mungkin menghindarinya. Yang perlu dilakukan adalah memastikan generasi muda memiliki pengetahuan yang cukup untuk menggunakannya dengan benar, memahami risikonya dan tetap menjadikan etika serta tanggung jawab sebagai bagian dari penggunaan teknologi tersebut,” pungkasnya. (*)









Tinggalkan Balasan