Laporan: Tambah Santoso

PATI | HARIAN7.COM – Polresta Pati menyiagakan sebanyak 629 personel gabungan yang didukung unsur TNI dan instansi terkait untuk mengamankan sekaligus memberikan pelayanan pada hari kedua aksi penyampaian pendapat di muka umum yang digelar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Kantor Kejaksaan Negeri Pati, Selasa (28/7/2026).

Seluruh personel diarahkan mengedepankan pendekatan humanis sesuai standar operasional prosedur (SOP) Polri, dengan tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara damai.

Sebelum pelaksanaan tugas, personel yang bertugas di lokasi aksi mengikuti apel kesiapan di halaman Kodim 0718/Pati pada pukul 13.00 WIB. Sementara itu, personel yang bertugas di Markas Polresta Pati juga melaksanakan apel pada waktu yang sama di halaman Mapolresta Pati.

Kabag Ops Polresta Pati, Kompol Dwi Atma Yofi Wirabrata, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh personel telah mendapat arahan untuk menjalankan tugas secara profesional dengan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Seluruh personel agar melaksanakan tugas sesuai SOP dan mengedepankan pendekatan humanis. Kehadiran kita adalah untuk memberikan pelayanan sehingga masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan aman dan tertib,” ujar Kompol Dwi.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi menjadi faktor penting dalam pengamanan aksi. Oleh karena itu, personel diminta membangun komunikasi yang baik dengan koordinator lapangan maupun peserta aksi agar setiap dinamika di lapangan dapat diselesaikan secara persuasif.

“Utamakan komunikasi, hindari tindakan yang dapat memicu eskalasi situasi, serta kedepankan langkah-langkah persuasif dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.

Selain itu, seluruh personel juga diingatkan untuk tetap disiplin, tidak mudah terpancing provokasi, serta menjaga sikap dan etika selama bertugas. Profesionalisme anggota di lapangan dinilai menjadi kunci terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

“Tetap tenang, jangan terpancing provokasi, laksanakan perintah sesuai prosedur, dan jaga nama baik institusi melalui pelayanan yang santun kepada masyarakat,” tegasnya.

Kompol Dwi berharap pelaksanaan aksi pada hari kedua dapat berlangsung aman, damai, dan tertib sebagaimana komitmen yang telah disampaikan penyelenggara. Personel juga diinstruksikan mengedepankan langkah preventif terhadap potensi gangguan tanpa mengesampingkan hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

“Kami berharap penyampaian pendapat berlangsung tertib tanpa pembakaran ban, tanpa membawa senjata atau benda berbahaya, sehingga aspirasi dapat tersampaikan dengan baik dan situasi kamtibmas tetap kondusif,” pungkasnya.