UNGARAN,HARIAN7. COM – Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, menegaskan bahwa rencana pemindahan ibu kota kabupaten ke Lopait, Tuntang, masih sebatas wacana belaka. Pemerintah daerah sampai saat ini belum membuat kajian atau feasibility study sehingga blm ada keputusan terkait rencana tersebut. Tanggapan ini disampaikan Bondan melalui pesan WhatsApp pada Selasa (26/5/2026) , guna meredam keresahan warga.
Rencana perpindahan pusat pemerintahan ini mendadak viral di tengah konflik lahan antara petani dan makelar tanah di daerah Lopait.
Para makelar tanah sengaja memanfaatkan isu bohong ini untuk membujuk para petani agar mau menjual tanah mereka dengan harga murah. Mereka mengembuskan rumor bahwa harga tanah di Lopait akan melonjak tinggi di masa depan demi keuntungan pribadi.
Bondan meminta masyarakat, khususnya para petani di Lopait, untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada isu yang diembuskan pihak luar.
Pemerintah daerah sama sekali belum membuat studi mendalam atau langkah hukum apa pun untuk memindahkan ibu kota.
Warga diimbau untuk menjaga aset tanah mereka dan tidak termakan oleh bujuk rayu para makelar yang mencari untung di tengah ketidakpastian.(*)









Tinggalkan Balasan