DEPOK | HARIAN7.COM – Aksi gerak cepat Tim Satuan Tugas (Satgas) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok menuai pujian atas respons sigap mereka dalam menangani tumpukan sampah di sepanjang Kali Pesanggrahan. Fokus penanganan ini dilakukan untuk mengurai penyebab utama banjir yang kerap merendam wilayah sekitar akibat aliran sungai yang tersumbat material sampah.

Kepala Dinas DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, menjelaskan bahwa saat ini seluruh tim difokuskan untuk membersihkan bantaran Kali Pesanggrahan. Ia mengakui bahwa kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung yang berada di dekat aliran sungai menjadi tantangan tersendiri.

“Kami saat ini melakukan pengendalian di lingkungan TPA Cipayung dengan mengangkat kembali sampah ke atas area pembuangan, dan hal itu dilakukan secara rutin,” ujar Reni, Selasa (12/5/2026).

Reni menambahkan, mengingat kondisi TPA yang berbatasan langsung dengan kali, potensi sampah terbawa arus air saat hujan deras bukanlah hal yang mustahil. Oleh karena itu, strategi antisipasi yang diterapkan adalah meminimalisir sampah baru yang masuk ke kali serta segera mengangkat sampah yang sudah terlanjur terbawa air.

Kerahkan Empat Unit Alat Berat

Untuk menunjang kinerja di lapangan, Tim Satgas DLHK tidak hanya menurunkan dua unit alat berat, melainkan menambahnya menjadi empat unit alat berat. Langkah ini diambil guna mempercepat proses pengerukan dan pengangkatan sampah yang menumpuk di dasar dan bantaran sungai.

“Harus menggunakan alat berat karena volume sampah cukup besar. Saat ini, alat berat yang digunakan berasal dari gabungan sumber daya Dinas PUPR dan aset yang tersedia di DLHK,” jelasnya.

Meski demikian, Reni mengakui bahwa penggunaan alat berat tersebut belum sepenuhnya optimal karena harus bergantian digunakan juga untuk perapihan tumpukan sampah yang masuk ke area penampungan sementara. Kendati demikian, kehadiran empat unit alat berat tersebut dinilai signifikan dalam mempercepat pemulihan aliran Kali Pesanggrahan.

Upaya kolaboratif antara pencegahan sampah masuk kali dan pembersihan intensif ini diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir susulan di wilayah Kampung Benda dan sekitarnya, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan Kota Depok.