HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Lapas Purwodadi Dapat Penguatan Ombudsman Jateng, Perkuat Pelayanan Publik

Laporan: Muhamad Nuraeni

PURWODADI | HARIAN7.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi menerima kunjungan penguatan dari Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Tengah, Kun Retno, bersama jajaran, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Rombongan disambut langsung Kepala Lapas Purwodadi, Erik Murdiyanto, bersama jajaran. Kegiatan diawali dengan peninjauan sarana dan prasarana pelayanan di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), dilanjutkan pengecekan fasilitas pendukung seperti kamar mandi umum, mushola, ruang laktasi, dapur, koperasi hingga wartel bagi warga binaan.

Baca Juga:  SURO JUM’AT KLIWON: Momentum Sakral Awal Tahun, Peluang Emas Perbaiki Diri

Selain itu, rombongan Ombudsman juga meninjau blok hunian wanita untuk melihat langsung kondisi serta fasilitas yang tersedia bagi warga binaan perempuan.

Kepala Lapas Purwodadi Erik Murdiyanto mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Lapas.

Baca Juga:  Diduga Masih Bebas Bersyarat, Putra Kades Tirak Tetap Ikut Tes Perangkat Desa

“Kami menyambut baik kunjungan dari Ombudsman RI Jawa Tengah sebagai bentuk penguatan dan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel serta mendukung pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Tengah Kun Retno juga memberikan penguatan terkait pengawasan pelayanan publik dan budaya pelayanan prima kepada jajaran Lapas.

Ia menekankan pentingnya pelayanan publik yang berkualitas serta menghindari praktik maladministrasi dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Wali Kota Salatiga Tegaskan Perbaikan Sistem Pajak Daerah, Bukan Kenaikan Tarif

“Pelayanan publik yang berkualitas dan bebas dari maladministrasi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Zona Integritas menuju WBK dan WBBM,” ungkap Kun Retno.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan Lapas Purwodadi mampu terus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!