HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Saudi Ingatkan Jemaah Umrah: Tawaf Tak Perlu Berebut Hajar Aswad

AS | HARIAN7.COM – Padatnya arus jemaah umrah pada awal 2026 kembali menjadi perhatian otoritas Arab Saudi. Salah satu titik yang dinilai rawan menimbulkan perlambatan adalah area Hajar Aswad di Masjidil Haram, tempat jemaah kerap berhenti demi mencium atau menyentuh batu hitam tersebut.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengimbau jemaah agar tidak berhenti di Hajar Aswad saat tawaf. Imbauan ini ditujukan untuk menjaga kelancaran pergerakan jemaah dan memastikan ibadah berlangsung dengan tertib dan nyaman.

Baca Juga:  Mobil Terbakar Seusai Isi BBM, Pengemudi: "Tiba-Tiba Ada Ledakan dan Asap"

Melalui unggahan resminya di platform X, Kementerian Haji dan Umrah menekankan bahwa kenyamanan dalam tawaf merupakan tanggung jawab bersama. “Wahai Hamba Allah, menjamin kenyamanan orang-orang yang melaksanakan tawaf adalah tanggung jawab bersama yang menjunjung tinggi ketenangan dan kedamaian ritual. Hindari berhenti di Hajar Aswad,” demikian imbauan Kemenhaj Saudi di akun @MoHU_En.

Otoritas Saudi kembali menegaskan bahwa mencium atau menyentuh Hajar Aswad tidak termasuk rukun atau syarat sah tawaf. Amalan tersebut bersifat sunnah sehingga tidak melakukannya tidak membatalkan ibadah haji maupun umrah.

Baca Juga:  Panglima TNI Kerahkan Tim Khusus, 34 Pasukan Siap Evakuasi WNI dari Iran dan Israel

Jemaah yang kesulitan mendekati Hajar Aswad tetap dapat memberi isyarat sambil berjalan mengikuti arus tawaf. Sebaliknya, berhenti di depan Hajar Aswad justru berpotensi menimbulkan penumpukan massa dan mengganggu kekhusyukan jemaah lain.

Dalam Ensiklopedia Fiqih Haji dan Umrah karya Agus Arifin disebutkan bahwa Hajar Aswad berada di sudut tenggara Ka’bah dan menjadi penanda awal serta akhir putaran tawaf. Jika tidak memungkinkan untuk menciumnya, jemaah disunnahkan menyentuhnya dengan tangan, atau cukup mengisyaratkan tanpa harus berhenti.

Baca Juga:  Bukan Begal, Hanya Cekcok Teman Sendiri, Polisi Imbau Warga Kudus Tak Sebar Isu Tanpa Kepastian

Kesunnahan ini merujuk pada hadits Abdullah bin Umar RA: “Sesungguhnya Rasulullah SAW beristilam (menyentuh) rukun Yamani dan Hajar Aswad setiap kali beliau tawaf.” (HR Muttafaq ‘Alaih)

Otoritas Arab Saudi berharap kesadaran jemaah untuk tidak berkerumun di Hajar Aswad dapat menjaga kelancaran tawaf, terutama di tengah kepadatan jemaah umrah yang terus meningkat.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!