Laporan: Noviyanto
KENDAL,HARIAN7.COM – Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun mengalami luka di bagian belakang ketiak kanan saat melintas di sekitar Kompleks Rusun Brimob Batalyon A Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 19.30 WIB itu masih menyisakan tanda tanya. Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab luka yang dialami korban berinisial MTAI tersebut.
Berdasarkan informasi awal, korban tiba-tiba merasakan sakit di bagian belakang ketiak sebelah kanan ketika sedang melintas di kawasan tersebut.
Saat memeriksa bagian tubuhnya, korban mendapati luka yang mengeluarkan darah. Ia kemudian meminta pertolongan kepada petugas yang berjaga di sekitar kompleks.
Petugas segera memberikan penanganan awal dan membawa korban ke Rumah Sakit Darul Istiqomah (RSDI) Kaliwungu untuk mendapatkan perawatan medis.
Namun, karena keterbatasan fasilitas medis yang dibutuhkan, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Sultan Agung untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy mengatakan, polisi telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut.
Petugas telah mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan awal, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.
“Langkah pertama yang kami prioritaskan adalah memastikan korban mendapatkan pertolongan medis. Untuk proses penyelidikan, petugas juga sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan awal guna mengetahui secara pasti apa yang sebenarnya terjadi,” jelas Ratna.
Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis, termasuk visum dokter, untuk mengetahui karakteristik luka yang dialami korban.
Ratna menegaskan, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab luka maupun memastikan apakah ada benda tertentu yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Untuk penyebab luka maupun dugaan benda yang berkaitan dengan kejadian tersebut, kami belum dapat menyimpulkan. Semuanya masih dalam proses pendalaman dan menunggu hasil pemeriksaan dokter,” tegasnya.
Polres Kendal memastikan penyelidikan akan dilakukan secara cermat dan profesional. Selain mengumpulkan bukti serta keterangan saksi, kepolisian juga memprioritaskan keselamatan dan pemulihan kondisi korban.









Tinggalkan Balasan