Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA,HARIAN7.COM – Enam atlet binaraga Kota Salatiga menghadapi persaingan dari belasan daerah dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Mereka menjadi wakil tuan rumah di tengah persaingan 63 atlet dari 19 kabupaten/kota yang berlaga pada Sabtu (24/10/2026).

Pertandingan yang digelar di Aula Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah itu mempertemukan para atlet dalam sejumlah kategori, mulai dari Men’s Sport dan Men’s Physique hingga binaraga berdasarkan kelas berat badan.

Bagi para peserta, kompetisi ini menjadi kesempatan untuk membuktikan hasil latihan sekaligus mengukur kemampuan menghadapi atlet dari daerah lain.

Salatiga menurunkan enam atlet yang bertanding pada kategori Men’s Sport, Men’s Physique, serta kelas binaraga 60 kilogram, 65 kilogram, 70 kilogram, dan 75 kilogram.

Persaingan Sehari, Persiapan Bertahun-tahun

Ketua Panitia Pelaksana Porprov PBFI Jateng 2026, Bambang Arif Setyanto, mengatakan, para atlet telah mengikuti technical meeting sehari sebelum pertandingan.

Seluruh rangkaian kompetisi berlangsung dalam sehari. Babak kualifikasi digelar pada pagi hari, sedangkan babak final dijadwalkan berlangsung pada malam hari.

Ketua Umum PBFI Jawa Tengah, Edoardus Lamera, turut hadir dalam pembukaan pertandingan. Ia berharap ajang tersebut dapat menjadi jalan bagi atlet-atlet potensial untuk meraih prestasi dan membawa nama Jawa Tengah ke tingkat yang lebih tinggi.

Menang Bukan Satu-satunya Tujuan

Ketua Umum KONI Kota Salatiga, Agus Purwanto, mengingatkan bahwa Porprov merupakan momentum yang dinantikan para atlet setelah menjalani persiapan panjang.

Namun, menurut dia, hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang perlu dijaga. Semangat persaudaraan di antara atlet dan daerah peserta juga menjadi bagian penting dari penyelenggaraan kompetisi.

“Ajang PORPROV JATENG ini adalah pestanya kita semua, terutama masyarakat olahraga di Jawa Tengah,” kata Agus.

Ia menekankan bahwa perbedaan hasil pertandingan tidak boleh merusak hubungan antaratlet.

“Kalah menang itu pasti, tapi persaudaraan harus kita jaga,” ujarnya.

Agus kemudian membuka secara resmi pertandingan cabang olahraga binaraga Porprov Jateng 2026.

Panitia mempertandingkan kategori Men’s Sport dan Men’s Physique, serta kelas binaraga 55 kilogram, 60 kilogram, 65 kilogram, 70 kilogram, 75 kilogram, 80 kilogram, 85 kilogram, 90 kilogram, dan lebih dari 90 kilogram.

Persaingan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi binaraga sekaligus memperkuat pembinaan atlet di Jawa Tengah.