Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA,HARIAN7.COM – Seorang pria berusia sekitar 44 tahun tewas dalam peristiwa yang terjadi di kawasan Randuacir, Kelurahan Tetep, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut diduga bermula dari pencurian di sebuah warung. Brian, cucu pemilik warung, mengaku sempat terlibat perkelahian dengan pria yang diduga masuk ke warung untuk mengambil sejumlah barang.
Menurut pengakuan Brian, perkelahian berlangsung sekitar satu jam di dalam rumah sebelum pria tersebut dibawa keluar. Namun, penyebab pasti kematian pria itu belum diketahui.
Brian menuturkan, kejadian berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB. Pria tersebut diduga masuk melalui bagian pojok bangunan, kemudian mengambil rokok dan uang di warung.
Setelah itu, pria tersebut diduga masuk ke kamar bagian belakang. Di tempat itulah Brian mengaku memergokinya.
“Mas, itu Kamis, jam setengah dua pagi. Pelakunya itu masuk dari pojok sana. Habis itu masuk ke warung, ngambil rokok, habis itu ngambil uang,” ujar Brian saat menceritakan kejadian tersebut kepada wartawan, Sabtu (24/10/2026).
Ia mengatakan, pria itu kemudian masuk ke kamarnya dan diduga mengambil telepon seluler.
“Masuk ke kamar saya itu, ketahuan saya. Habis itu dia mukul saya. Saya juga membela diri,” katanya.
Menurut Brian, perkelahian berlangsung cukup lama, yakni sekitar satu jam. Ia mengaku mengalami luka pada tangan dan kaki akibat terkena pecahan kaca yang berada di kamar.
“Dia tidak membawa senjata, tetapi memakai pecahan kaca yang ada di kamar. Saya terluka di tangan sama kaki,” tuturnya.
Masih kata Brian, suara permintaan pertolongan membuat warga berdatangan ke lokasi kejadian.
Ia mengaku kemudian membawa pria tersebut keluar dari dalam rumah. Namun, Brian mengatakan tidak mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan pria itu akhirnya meninggal dunia.
“Ya, itu saya bawa keluar. Warganya pada keluar, banyak di situ. Sampai meninggal itu, saya kurang tahu masalahnya,” ujarnya.
Menurut Brian, pria tersebut bukan orang asing bagi keluarganya. Ia menyebut pria itu telah sekitar satu tahun beraktivitas dan mengamen di sekitar warung.
Selama ini, pria tersebut juga kerap singgah untuk beristirahat. Keluarga pemilik warung, kata Brian, tidak menaruh kecurigaan karena hubungan mereka selama ini terlihat baik.
“Setiap hari di sini ngamen. Dikasih tempat buat istirahat, buat cari uang. Niat kami baik,” katanya.
Brian mengaku tidak menyangka pria yang selama ini dikenalnya dapat terlibat dalam peristiwa tersebut.
Ia juga menyebut sebelumnya terdapat sejumlah barang yang hilang, antara lain uang, rokok, dan beras.
Pria tersebut disebut berusia sekitar 44 tahun dan berasal dari wilayah Tembalang, Kota Semarang. Berdasarkan keterangan Brian, pria itu tinggal di sebuah indekos di Salatiga dan sehari-hari mengamen dengan mengenakan kostum badut.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Salatiga, AKP Samino, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kasus itu masih dalam penanganan kepolisian.
“Siap udah info perkembangannya nanti di sampaikan,” jawab Samino saat dikonfirmasi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kematian korban, hasil pemeriksaan medis, maupun kronologi lengkap kejadian.(*)









Tinggalkan Balasan