DEPOK | HARIAN7.COM – Suasana politik menuju Pemilu 2029 mulai terasa di Kota Depok. DPD Partai Gelora Indonesia Kota Depok memilih bergerak lebih cepat dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyiapkan strategi untuk menghadapi kontestasi lima tahunan tersebut.
Ketua DPD Partai Gelora Kota Depok, Lutfi Miza, mengatakan persiapan dilakukan jauh sebelum tahapan pemilu dimulai. Menurutnya, kesiapan partai tidak hanya diukur dari keberadaan calon, tetapi juga dari kekuatan organisasi hingga tingkat bawah.
Dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026), Lutfi menjelaskan kepengurusan Gelora di seluruh kecamatan telah terbentuk sejak 2024. Kini, partai fokus menyegarkan struktur di tingkat kecamatan dan kelurahan agar lebih aktif dan siap bekerja.
“Kami ingin membangun organisasi yang kuat dari dalam. Konsolidasi harus dimulai lebih awal agar seluruh kader memiliki arah perjuangan yang sama,” ujar Lutfi.
Ia menilai tantangan terbesar Partai Gelora saat ini adalah menjaga soliditas kader. Kekompakan internal, kata dia, menjadi modal penting sebelum partai hadir menawarkan program-program kepada masyarakat.
Selain memperkuat organisasi, Gelora juga sedang merumuskan identitas politik yang berbeda dari partai lain. Lutfi menegaskan partainya ingin dikenal sebagai partai yang mengedepankan ide, gagasan, dan solusi terhadap persoalan masyarakat.
Gelora, lanjutnya, menargetkan dukungan dari kalangan masyarakat terdidik, termasuk generasi muda yang peduli terhadap masa depan Kota Depok. Ia meyakini kelompok tersebut membutuhkan ruang politik yang lebih rasional dan berbasis visi pembangunan.
Dalam kesempatan itu, Lutfi juga menyoroti kondisi Kota Depok yang dinilainya memiliki banyak potensi, tetapi belum tertata dengan baik. Sebagai kota yang memiliki banyak perguruan tinggi dan pusat pendidikan, Depok dinilai belum mampu menampilkan identitas sebagai kota pelajar.
“Depok berkembang pesat, tetapi penataannya belum terlihat maksimal. Kota ini punya potensi besar di bidang pendidikan, ekonomi, UMKM, dan lingkungan. Semua itu perlu ditata agar menjadi kekuatan bersama,” katanya.
Lutfi mengajak masyarakat melihat pembangunan tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga penataan lingkungan, budaya, sejarah, dan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, pembangunan yang baik harus mampu menciptakan kota yang nyaman, tertib, dan memiliki identitas yang kuat.
Menjelang Pemilu 2029, DPD Partai Gelora Kota Depok menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat, memperkuat kaderisasi, serta menghadirkan gagasan politik yang berorientasi pada penataan Kota Depok secara menyeluruh.









Tinggalkan Balasan