Laporan : Fera Marita

KAB. SEMARANG, HARIAN7. COM – Menjadi lokasi pelaksanaan program TMMD reguler ke 129 Kodim 0714/Salatiga TA 2026, saat ini Desa Cukil Kec. Tengaran Kab. Semarang dipenuhi prajurit TNI yang bertugas. Selain melaksanakan pembangunan betonisasi jalan dan rehabilitasi RTLH, anggota Satgas TMMD tersebut juga menyambangi beberapa usaha kecil di wilayah Desa Cukil. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pendampingan terhadap pelaku usaha kecil di wilayah tersebut.

Seperti yang terlihat pada Minggu ( 2/8/26 ) pagi, personil Satgas TMMD, Kapten Cba Sugiyanto tengah menyambangi lokasi pembudiyayaan melon petravani Desa Cukil. Saat disambangi, pengelola greenhouse tersebut sedang melakukan pemindahan bibit melon dari persemaian ke dalam instalasi hidroponik.

Pemindahan bibit dari persemaian sendiri dilakukan saat bibit melon sudah memiliki 3 – 4 daun sejati, atau 1 minggu setelah persemaian. Hal ini dilakukan supaya bibit tidak rusak. Bibit yang belum ada 1 minggu akan mengalami kerusakan akar saat media rockwool nya dipindahkan ke dalam netpot.

Netpot yang digunakan sebagai media tanam hidroponik harus dilengkapi dengan sumbu yang terbuat dari kain flanel. Baru kemudian dietakkan ke dalam instalasi hidroponik yang sudah berisi air nutrisi.

“Sumbu pada netpot ini fungsinya untuk membantu menyerap nutrisi untuk pertumbuhan pohon melon. Karena kalau masih kecil begini akarnya belum bisa menyentuh dasar pipa,” ungkap Hariyono kepada Kapten Cba Sugiyanto.

Hal pertama yang dilakukan adalah memotong rockwool berisi satu bibit tanaman melon dengan hati-hati agar akarnya tidak rusak. Proses selanjutnya adalah memasukkan potongan rockwool berisi bibit tersebut ke dalam netpot. Sebagai langkah terakhir adalah meletakkan netpot yang sudah terisi ke lubang instalasi hidroponik dan pastikan bagian bawah atau flanelnya menyentuh air nutrisi.

“Pemindahan bibit sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk mengurangi penguapan. Selain itu kita juga harus memilih bibit yang sehat, segar, dan tidak kutilang ( batang terlalu kurus dan panjang ). Jadi nggak semua bibit yang disemai bisa ditanam, biar hasil panennya bisa maksimal,” pungkas Hariyanto.(*)