Laporan: Wahono | Kabiro Kedu Raya
WONOSOBO | HARIAN7.COM – Nasib tragis dialami seorang buruh ojek kayu di Kabupaten Wonosobo. DS (30), warga Dusun Pawulon, Desa Gondowulan, Kecamatan Kepil, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya bersama muatan kayu terperosok ke tebing sedalam sekitar tiga meter.
Kecelakaan kerja tersebut terjadi di ladang blok Siboto, Dusun Gentan, Desa Bener, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Jumat (31/7/2026) siang.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Mendapat laporan dari warga, personel Polsek Kepil Polres Wonosobo langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Petugas yang datang dipimpin Ka SPKT Polsek Kepil Aiptu Adiek Suyanto bersama Kanit Reskrim Polsek Kepil Aiptu Wawan Sudiono, S.H., serta anggota lainnya. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, dan membantu proses evakuasi korban bersama tenaga medis Puskesmas Kepil 1, relawan, serta warga.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, kejadian bermula saat korban mengangkut potongan kayu mahoni menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi.
Saat melintas di jalan setapak dengan lebar sekitar satu meter, muatan kayu yang dibawa korban diduga menyenggol batu yang menjorok ke badan jalan. Akibatnya, kendaraan kehilangan keseimbangan dan langsung terperosok ke tebing saluran irigasi.
Saksi yang mendengar suara benturan kemudian mendatangi lokasi dan mendapati korban tertimpa sepeda motor serta muatan kayu.
Dari pemeriksaan medis luar oleh petugas Puskesmas Kepil 1 bersama kepolisian, korban mengalami pendarahan pada bagian telinga dalam dan mulut. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya.
Kapolsek Kepil Iptu Joko Siswanto, S.H., M.H. membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah kecelakaan kerja.
“Petugas Polsek Kepil bersama tim medis telah melakukan tindakan cepat di lokasi kejadian. Jenazah sudah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Keluarga juga menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi,” ujar Kapolsek.
Polres Wonosobo mengimbau masyarakat, khususnya pekerja lapangan dan buruh angkut, agar selalu mengutamakan keselamatan kerja.
Pengendara diingatkan untuk memperhatikan kondisi kendaraan, kapasitas muatan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur sempit, curam, maupun medan yang berisiko.









Tinggalkan Balasan