Laporan: Fera Marita
KAB.SEMARANG|HARIAN7.COM – Proses betonisasi jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga Tahun Anggaran 2026 membutuhkan persiapan matang. Salah satu perlengkapan utama yang menjadi perhatian Satgas TMMD adalah mesin molen cor.
Mesin pengaduk beton tersebut menjadi bagian penting dalam pengerjaan jalan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Keberadaannya memastikan campuran material seperti semen, pasir, kerikil, dan air dapat tercampur secara merata sebelum dituangkan ke badan jalan.
Sejak pagi hari sebelum proses pengecoran dimulai, anggota Satgas TMMD bersama warga bergotong royong melakukan persiapan pengoperasian mesin molen. Pada Senin (3/8/2026), pengecekan mesin sudah dilakukan sejak pukul 08.00 WIB.
Sebelum mesin dihidupkan, personel TNI terlebih dahulu memeriksa sejumlah komponen penting, mulai dari ketersediaan bahan bakar, kondisi oli, hingga bagian penggerak mesin. Pemeriksaan baut dan belt juga dilakukan untuk memastikan seluruh komponen bekerja dengan baik.
Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan saat proses pengecoran berlangsung. Sebab, mesin molen memiliki peran vital dalam menjaga kelancaran pekerjaan betonisasi jalan.
Setelah pemeriksaan selesai, proses menyalakan mesin menjadi tahap berikutnya. Personel harus menarik engkol beberapa kali hingga mesin dapat hidup dan siap digunakan.
Meski terkadang membutuhkan usaha ekstra, semangat anggota Satgas TMMD bersama masyarakat tidak surut. Mereka tetap bekerja penuh semangat demi menyelesaikan pembangunan jalan yang nantinya akan memberikan manfaat bagi warga Desa Cukil.
Dengan persiapan yang maksimal, Satgas TMMD optimistis pengerjaan betonisasi jalan dapat berjalan sesuai target, menghasilkan infrastruktur yang kuat, nyaman dilalui, dan mampu menunjang aktivitas masyarakat.









Tinggalkan Balasan