Laporan : Fera Marita
KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7.COM – Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga bersama Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata (Disdikbudpar) Kabupaten Semarang menggelar lomba Tari Keprajuritan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Selasa (11/8/2026).
Kompetisi seni tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Tengaran ini bertujuan mengenalkan sekaligus melestarikan kesenian tradisional kepada generasi muda.
Tari Keprajuritan merupakan salah satu ikon budaya asli Kabupaten Semarang yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb).
Melalui momentum TMMD, TNI tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menjaga kearifan lokal agar tidak punah ditelan zaman.
Pantauan di lokasi, suasana perlombaan berlangsung meriah. Ratusan penonton yang terdiri dari peserta, orang tua, warga sekitar, hingga personel TNI tampak antusias memberikan dukungan kepada para penari muda di atas panggung.
Selain menjadi wadah kreativitas pelajar, gelaran ini juga membawa berkah ekonomi bagi masyarakat setempat. Kehadiran stan-stan UMKM di sekitar area RTH Desa Cukil laris manis diserbu pengunjung, sehingga mampu mendongkrak pendapatan harian pelaku usaha mikro.
Warga Desa Cukil menyambut positif inisiatif ini. Lomba Tari Keprajuritan dinilai efektif mempertebal rasa cinta generasi muda terhadap budaya daerah, sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa yang menjadi sasaran program TMMD tahun ini. (*)









Tinggalkan Balasan