BRINGIN, HARIAN7. COM – Petahana Kepala Desa (Kades) Kalijambe, Amin Suyitno, memastikan diri kembali maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) untuk periode ketiga [21/10]. Langkah ini diambil Amin setelah mengklaim mendapat dukungan luas dari warga yang menginginkannya melanjutkan sejumlah program kerja yang belum terselesaikan.

Saat ditemui di kediamannya pada Rabu (21/10/2026), Amin mengungkapkan bahwa dorongan masyarakat dan tanggung jawab menyelesaikan program penataan desa menjadi motivasi utamanya kembali bertarung.

Fokus Tuntaskan Air Bersih dan Bedah Rumah

Amin Suyitno yang merupakan ketua Paguyuban Kades Hamong Projo Kecamatan Bringin menjelaskan, bahwa masih ada beberapa program pelayanan dasar masyarakat yang harus diselesaikan pada periode berikutnya. Salah satu yang menjadi prioritas utamanya adalah pemenuhan kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah dusun yang kerap dilanda kekeringan saat musim kemarau.

“Kami terpanggil untuk meneruskan program-program yang berjalan dan belum terselesaikan, namun sudah dirasakan baik oleh masyarakat,” ujar Amin.

Selain masalah air bersih, Amin memaparkan bahwa program perbaikan kualitas hunian melalui bedah rumah bagi warga miskin, pengurusan Kartu Keluarga (KK) ganda untuk hunian baru, serta pemasangan listrik gratis masih sangat dibutuhkan oleh warga. Di bidang sanitasi, ia juga menargetkan penuntasan program Sanimas (Sanitasi Berbasis Masyarakat).

Pemberdayaan UMKM dan Insentif Guru TPQ

Tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, Amin juga mengusung visi penguatan ekonomi dan keagamaan. Di sektor ekonomi, ia berencana menggenjot motivasi pelaku UMKM melalui berbagai pelatihan keterampilan guna meningkatkan pendapatan keluarga.

Sementara di bidang keagamaan dan pendidikan, Amin bertekad membangun gedung khusus untuk kegiatan TPA/TPQ serta memperjuangkan kesejahteraan para pengajar.

“Kami ingin memberikan insentif setiap bulan untuk memotivasi guru ngaji. Tujuannya agar mereka bersemangat menularkan ilmu kepada anak cucu kita, sehingga masa depan Kalijambe menjadi lebih baik dengan pendekatan agama dan ilmu pengetahuan,” kata Amin.

Ia menilai, pembangunan infrastruktur seperti pembukaan jalan usaha tani dan jembatan harus berjalan selaras dengan pembangunan karakter masyarakat. Menurutnya, pendidikan umum yang ada di Kalijambe saat ini harus dibarengi dengan bekal ilmu agama agar perilaku generasi muda tetap terjaga dengan baik.

Imbauan Pilkades Damai

Menjelang pemungutan suara yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026, Amin meminta seluruh lapisan masyarakat, tokoh agama, hingga para pendukungnya untuk menjaga kondusifitas desa. Ia mengaku telah menjalin komunikasi dengan bakal calon lain demi menciptakan iklim Pilkades yang menggembirakan.

Amin Suyitno mengimbau para kadernya untuk selalu bertindak wajar dan tidak memancing keributan, terutama di media sosial. “Saya selalu menyampaikan kepada para kader, terutama yang mendukung saya, untuk berbuat wajarnya saja. Jangan memancing keributan atau mengunggah postingan di media sosial yang sekiranya memicu kontroversi,” tegasnya.

 

Tanggapan Warga atas Dua Periode Kepemimpinan

 

Kepemimpinan Amin Suyitno selama dua periode terakhir mendapat respons beragam dari warga Desa Kalijambe. Sebagian besar warga mengapresiasi nyata-nyatanya pembangunan infrastruktur yang telah berjalan, meski ada catatan kritis mengenai pemerataan fasilitas.

Salah seorang warga Dusun Krandon, Ahmad (45), mengaku mendukung langkah Amin untuk maju kembali. Menurutnya, akses jalan pertanian kini jauh lebih mudah berkat program pembukaan jalan usaha tani yang digagas Amin. “Dulu bawa hasil panen susah sekali, sekarang jalan ke sawah sudah dibuka. Kami ingin program seperti ini dilanjutkan,” ungkap Ahmad.

Namun, tanggapan sedikit berbeda datang dari Siti (38), warga dusun lain yang kerap mengalami kekeringan. Ia berharap jika Amin terpilih kembali, janji mengenai penanganan air bersih benar-benar diselesaikan di awal masa jabatan. “Selama dua periode ini kepemimpinannya sudah bagus dan pelayanannya mudah. Tapi untuk urusan air bersih kalau kemarau, kami harap bisa cepat tuntas dan tidak ditunda lagi,” pungkasnya.